BelitungIsland.COM

Call Tour Advisor +62 719 22 890

BelitungIsland.COM - Update Terbaru
   Updated: 22 Dec 2013 04:17 pm

Kami selalu mem-posting informasi terkini tentang wisata dan informasi untuk berlibur di Belitung. Kami juga senantiasa menyempurnakan content dan aplikasi di BelitungIsland.COM untuk memudahkan rencan liburan anda. Jika pembaharuan tidak akan secepat yang anda harapka atau memerlukan informasi yang tidak tercakup pada pembaharuan ini silahkan hubungi kami.

Belitungisland.COM adalah website pertama yang menyediakan informasi wisata dan liburan di Belitung sejak tahun 1999. Kami juga adalah perusahaan penyelenggara Layanan Paket Wisata pertama dan terbesar di Belitung. Jumlah wisatawan dan jumlah trip yang sudah memanfaatkan layanan kami selalu terupdate di website ini. Tugas kami adalah membuat liburan anda di Belitung lebih menyenangkan !

1 - 15    16 - 30    31 - 45    46 - 60    61 - 75    76 - 90    91 - 105    106 - 120    





  • 13 Apr 2015
    Andrea Hirata Tampil di Bansai

    BELITUNG tak bisa dilepaskan dengan Film Laskar Pelangi. Nama Belitung booming setelah film garapan sutradara Riri Riza yang diangkat dari novel karangan Andrea Hirata. Pulau terbesar kedua ini juga dikenal dengan sebutan Negeri Laskar Pelangi.

    Sejak dirilis 26 September 2008 lalu dan terus untuk mempopulerkannya, setiap tahun digelar Festival Laskar Pelangi (FLP). Tahun 2015 ini merupakan tahun keempat digelar FLP. Andrea Hirata yang juga pengagas FLP hadir di depan penonton dalam Festival Laskar Pelangi IV tahun 2015 on the road, Jumat (10/4) malam lalu.

    Berlokasi di Warung Kopi (Warkop) Bansai, Terminal Kota Tanjungpandan di Jalan Depati Gegedek, Andrea Hirata menggandeng musisi-musisi jazz. Diantaranya Meda Kawu, Kevin Joshua dan musisi jazz asal Jepang serta sejumlah seniman Belitong.

    Perpaduan musik jazz dan tarian pendulang timah ditampilkan dalam FLP ini. Selain menampilkan musik jazz dan tarian pendulang timah, masyarakat juga disuguhi berbagai atraksi seni. Mulai dari musikalisasi puisi penampilan musik budaya Belitung yang ditampilkan beberapa pelajar serta musik masa kini.

    Andra Hirata menyebutkan FLP ini telah rutin dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap kegiatan ini akan terus dilakukan setiap tahunnya. Kegiatan ini, lanjut Andrea, sebagai upaya mendukung perkembangan budaya di Belitung.

    "Tujuan besar kita lakukan untuk ekonomi Belitung dan tentunya pariwisata Belitung. Penyelenggaraan keempat Festival Laskar Pelangi mudah-mudahan terus sukses menjadi even yang ditunggu masyarakat dan berkelas nasional," kata Andrea Hirata disela penampilannya.

    Festival Laskar Pelangi IV 2015 rencananya akan digelar hingga bulan Mei mendatang sebagai acara puncak. Pada puncak kegiatan ini direncanakan akan banyak melibatkan koreografer hebat untuk mendukung acara.

    "Saya senang sekali dilaksanakan di sini (Warkop Bansai, red), jadi ruang publik kita semakin bertambah," kata Andrea. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 12 Apr 2015
    Travel Agency Malaysia Datang ke Belitung

    BEBERAPA travel agency asal negeri Jiran, Malaysia dipastikan turut serta dalam Pelangi Travel Mart 2015 di Pulau Belitung, 13-16 April ini. Hal ini membuka peluang meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari Malaysia ke Negeri Laskar Pelangi.

    Pelangi Travel Mart 2015 merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi, potensi dan aktivitas wisata di Bangka Belitung.

    Selain beberapa travel agency dari Malaysia, kegiatan ini juga dipastikan akan diikuti puluhan travel agency dari seluruh Nusantara. Kegiatan utama Pelangi Travel Mart merupakan memperkenalkan Belitung kepada travel agency dengan harapan pelaku wisata ini mengajak tamu berkunjung ke Belitung.

    Kegiatan akan dilakukan di Pasar Lipat Kajang Manggar, Gantong, KV Senang (Tanjungpandan) dan beberapa obyek wisata di Belitung maupun Beltim. Pelangi Travel Mart kali ini mengunggah tema eksotisme Bangka Belitung.

    Pembukaan kegiatan akan dilaksanakan di Pasar Lipat Kajang Manggar, Senin (13/4) besok dengan tema Nusantara. Sedangkan penutupan kegiatan akan dilaksanakan di KV Senang, pusat Kota Tanjungpandan pada 16 April mendatang.

    Dalam kegiatan ini juga akan digelar Expo Pariwisata di kawasan KV Senang selama pelaksanaan Pelangi Travel Mart. Selain itu juga diramaikan lomba mewarnai tema bawah air tingkat TK pada 15 April di lokasi Expo Pariwisata.

    Sedangkan kegiatan untuk memperkenalkan Belitung kepada para peserta Pelangi Travel Mart, panitia menyusun berbagai kegiatan. Diantaranya fam trip, bussines to bussines, exhebition, classic bike tour dan amazing race.

    Pembukaan kegiatan rencananya akan dilakukan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi dan ditutup Bupati Belitung Sahani Saleh. Kegiatan promosi wisata Babel ini sengaja dilakukan di Belitung atas persetujuan para pelaku wisata, pihak hotel, toko oleh-oleh dan pihak-pihak pemangku kepentingan lain. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 11 Apr 2015
    Maladewa-nya Indonesia Di Belitung

    BELITUNG mengandalkan keindahan pulau-pulau pesisir dalam mengembangkan pariwisatanya. Hamparan pasir putih nan lembut serta birunya air laut menjadi keunggulan pantai-pantai di Belitung. Ditambah lagi keunikan batu granit dengan ukuran besar sebagai ciri khas pantai.

    Kondisi ini dinilai tak jauh berbeda dengan Maladewa, negara kepulauan di Samudera Hindia. Bahkan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dikabarkan mencanangkan Belitung sebagai Maladewa-nya Indonesia. Pencanangan ini pula yang membawa Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuziy datang ke Belitung akhir pekan lalu.

    "Saya memang sengaja untuk ke Belitung dulu karena tertarik dengan pencanangan Belitung sebagai Maladewa-nya Indonesia oleh Menteri Pariwisata. Makanya saya harus lihat langsung," kata Romahurmuziy ditemui di kawasan wisata Pantai Tanjungpendam.



    Bersama sekitar 40 pengurus harian DPP PPP lainnya, Romahurmuziy menikmati keindahan Pulau Belitung. Beberapa lokasi wisata seperti Pulau Burung, Pulau Lengkuas, Pulau Kepayang, Pantai Tanjungtinggi dan Pantai Tanjung Kelayang memanjakan penglihatan para pengurus PPP ini.

    Bahkan Romahurmuziy dan beberapa rekannya menyempatkan bermain di Pantai Tanjung Kelayang, Sijuk. Jet Sky menjadi kuda besinya menyeberangi lautan jernih di sepanjang pantai. Snorkling juga dilakukan untuk menikmati keindahan bawah laut di beberapa spot sekitar Pulau Lengkuas.

    Romahurmuziy mengakui Belitung memiliki potensi yang sangat luar biasa di sektor pariwisata. Bahkan beberapa item penting sudah mendukung aktivitas pariwisata, diantaranya keramahan masyarakatnya dan infrastruktur jalan yang ada di Belitung.

    "Menurut saya sudah mulai bergeliat, masyarakatnya juga sudah mulai menyiapkan diri untuk disana. Intinya adalah hospitality. Artinya keramahan masyarakat untuk menerima wisatawan," papar Romahurmuziy. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 9 Apr 2015
    Sambel Pelangi Tambah Cita Rasa Belitung

    BERWISATA ke Belitung tak hanya bisa menikmati panorama keindahan alamnya saja. Namun para wisatawan juga bisa mencicipi kenikmatan kuliner di Belitung. Salah satu menu makanan yang tersedia di Belitung adalah ayam goreng kampung pelangi di Pondok Ayam Kampung Mbah Saerah.

    Berlokasi di Jalan Sabar, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, Pondok Ayam Kampung Mbah Saerah mengandalkan menu makan ayam goreng kampung dengan sambal pelangi. Disebut sambal pelangi karena memiliki lebih dari satu warna, hal ini karena jenis sambal pelangi juga lebih dari satu. Diantaranya sambal terasi, sambal ijo dan sambal serai.

    Selain ayam kampung, penikmat kuliner juga bisa memilih ayam jenis lain sebagai sajiannya. Karena pengelola rumah makan juga menyediakan ayam broiler. Ayam tersebut bisa dimasak menjadi ayam goreng laos maupun ayam goreng serai yang khas Belitung, tinggal menyesuaikan lidah penikmat.

    Harga menu spesial ini tergolong tak banyak menguras isi dompet penikmat kuliner. Sangat terjangkau bagi wisatawan, namun dengan sajian tak layaknya rumah makan berkelas.

    Satu paket ayam kampung goreng terdiri dari nasi, ayam kampung, sayur asem atau sop (konsumen bisa memilih salah satu), sambel pelangi, dan lalap hanya dibandrol Rp 25.000. Sedangkan untuk satu paket ayam broiler goreng dijual Rp 15.000.

    "Ciri khasnya disini sambal pelangi. Salah satunya sambel serai ini khas Belitung. Dan yang paling laku adalah sambel serai. Pengunjung dari luar juga bisa mencicipi khas Belitung," ujar Ririn Faizal, pengelola Pondok Ayam Kampung Mbah Saerah.



    Semula menu ini tersedia di rumah makan mobil di kawasan Pantai Tanjungpendam setiap hari Minggu sejak November 2014. Namun sejak pertengahan Februari 2015, pengelola mendirikan pondok rumah makan di Jalan Sabar, di halaman rumahnya. Namun khusus hari Minggu tetap berjualan di kawasan Pantai Tanjungpendam.

    Bagi penikmat kuliner yang tak sempat mengunjungi lokasi rumah makan, pengelola juga menyediakan layanan delivery order. Untuk lokasi pengorder di Kelurahan Kota, bisa order dengan jumlah satu atau dua porsi. Sedangkan di luar lokasi tersebut biasanya di atas dua paket. (*)

    Menu Lain Pondok Ayam Kampung Mbah Saerah:
    - Gangan
    - Nasi uduk
    - Pecel Madiun
    - Gado-gado
    - Pecel Belitung


     0 komentar    tulis komentar



  • 3 Apr 2015
    Grand Orion Hotel Hadir di Belitung

    BELITUNG sebagai destinasi wisata baru menjadi magnet tersendiri bagi investor di bidang perhotelan. Setelah beberapa hotel berbintang, bahkan ada hotel bintang lima hadir di Belitung, kini sarana menginap wisatawan semakin lengkap dengan kehadiran Grand Orion Hotel di Jalan Pattimura, Kelurahan Tanjungpendam, Tanjungpandan.

    Berdiri dengan 57 kamar yang terdiri dari 12 kamar tipe duluxe dan 47 kamar tipe standar, Grand Orion Hotel siap memberikan pelayanan kepada para tamu yang mengunjungi Belitung. Kamar tipe standar cukup luas dengan ukuran 4 meter x 5 meter. Sedangkan kamar tipe deluxe berukuran 5 meter x 7 meter.

    Grand Orion Hotel mulai beroperasi menerima tamu pada 20 Maret 2015 lalu. Namun pada masa soft opening ini, kamar yang dibuka untuk melayani tamu baru lantai tiga dan lantai dua dengan total 38 kamar. Sementara yang belum dibuka sekitar 19 kamar.

    Pihak manajemen langsung menggaet para pelaku tour and travel untuk menjadi mitra kerja meningkatkan okupansi. Manajemen Grand Orion Hotel menggelar pertemuan dan makan siang bersama tour and travel di Belitung pada Sabtu (28/3/2015) lalu.

    "Silaturahmi. Kerjasama untuk saling membuat program, membuat paket tour. Kita juga kerjasama untuk kegiatan Pelangi Travel Mart mendatang," kata General Manager Grand Orion Hotel, Bagus Hidayat.

    Gehadiran Grand Orion Hotel dinilai sebagai spirit baru bagi pariwisata Belitung. Keberadaannya meyakinkan kita bahwa pariwisata adalah masa depan Belitung. Selain itu juga bisa menambah variasi akomodasi di Belitung bagi para wisatawan.

    Hal tersebut memungkinkan wisatawan semakin memiliki banyak pilihan. Dan marketing network (jaringan pemasaran) semakin luas karena tentunya Grand Orion Hotel sudah memiliki segmentasi sendiri. Hal ini menyebabkan Belitung semakin dikenal secara luas. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 25 Mar 2015
    Tugu Pahlawan Desa Air Seruk, Ingatkan Perjuangan Rakyat Belitung

    BELITUNG sebagai destinasi wisata baru di Indonesia tak hanya mengandalkan potensi keindahan alamnya saja. Beberapa tempat di Belitung mempunyai sejarah perjuangan rakyat setempat saat penjajahan Belanda. Salah satunya di Desa Aik Seruk, Kecamatan Sijuk.

    Perang antara pejuang setempat dengan para penjajah pecah saat zaman kolonial puluhan tahun lalu, tepatnya pada 25 November. Pada titik terjadinya peperangan tersebut, dibangun tugu pahlawan untuk mengenang jasa-jasa para pejuang mengusir penjajah.

    Di sekitar Tugu Pahlawan Desa Aik Seruk ini juga terdapat tembok yang terbentang dan tergambar relief perjuangan para pahlawan. Pembangunan tugu tersebut sudah sejak lama, namun baru-baru ini pemerintah desa setempat dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Belitung memugar kembali.

    Setiap tanggal 25 November, lokasi tersebut juga sebagai pusat peringatan perjuangan melawan penjajah. Diantaranya dengan menggelar upacara pengibaran bendera merah putih untuk mengenang perjuangan para pahlawan melawan para penjajah yang menguasai Negeri Laskar Pelangi.

    "Kegiatan rutin dilakukan setiap 25 November, dari upacara yang diikuti aparat desa dan siswa sekolah serta tokoh masyarakat juga diadakan acara seperti jalan santai," ujar Sekretaris Desa Aik Seruk, Suminem.

    Saat ini juga tengah dibangun kantin-kantin tepat di sebelah lapangan tugu pahlawan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mendukung area tugu pahlawan ini sebagai lokasi kunjungan wisatawan. Sehingga pengunjung juga bisa merasa nyaman di area tersebut.

    Para pengunjung bisa mengetahui perjuangan masyarakat Belitung melawan penjajah melalui relief yang tergambar di tembok sekitar tugu. Selain itu juga melalui penjelasan pemerintah desa setempat maupun para guide yang mendampingi wisatawan.

    Tugu pahlawan ini cukup mudah dijangkau wisatawan, yakni tepat di pinggir Jalan Sijuk, Desa Aik Seruk. Dari pusat Kota Tanjungpandan berjarak sekitar 17 KM. Di sisi area tugu juga terdapat aliran sungai kecil yang berair cukup jernih. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 24 Mar 2015
    Melasti dan Nyepi Juga Ada di Belitung


    HIDUP jauh dari tanah leluhur tak membuat masyarakat Bali yang tinggal di Belitung melupakan adat istiadatnya. Masyarakat Dusun Balitung, Pelepak Puteh, Sijuk yang merupakan penganut Hindu tetap menggelar berbagai upacara keagamaan layaknya di Bali.

    Jelang Hari Raya Nyepi pada Sabtu (21/3), umat Hindu di Dusun Balitung menggelar upacara melasti. Upacara melasti biasanya digelar tiga hari sebelum Nyepi. Pada tahun ini, melasti dipusatkan di lokasi belakang Pure Puseh Giri Jati yang dinamakan Pura Beji Amerte Buane.

    Melasti merupakan upacara pengambilan air suci ini yang dimulai pukul 12.00 WIB. Upacara tersebut dipimpin pemangku adat (pinandita) setempat. Setidaknya ratusan orang secara khusyuk mengikuti upacara melasti ini. Perlu diketahui, Dusun Balitung berpenduduksekitar 750 jiwa dan 200 kepala keluarga.

    "Melasti ini diadakan setiap tahun untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Biasanya diadakan tiga hari sebelum Hari Raya Nyepi," kata Kepala Dusun Balitung I Gede Sutiawan.

    Saat Hari Raya Nyepi, umat Hindu di Balitung akan melaksanakan Catur Brata Penyepian layaknya umat Hindu di Bali. Diantaranya melakukan amati geni (tidak menggunakan dan atau menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).

    Melasti adalah upacara pensucian diri untuk menyambut Hari Raya Nyepi oleh seluruh umat Hindu di Bali. Upacara melasti digelar untuk menghanyutkan kotoran alam menggunakan air kehidupan. Dalam kepercayaan Hindu, sumber air seperti danau, dan laut dianggap sebagai air kehidupan (tirta amerta).

    Selain melakukan persembahyangan, upacara Melasti juga adalah pembersihan dan penyucian benda sakral milik pura (pralingga atau pratima Ida Bhatara dan segala perlengkapannya).

    Para pemangku berkeliling dan memercikan air suci kepada seluruh warga yang datang serta perangkat-perangkat peribadatan dan menebarkan asap dupa sebagai wujud mensucian. Pelaksaaan upacara Melasti dilengkapi dengan berbagai sesajian sebagai simbol Trimurti, tiga dewa dalam Agama Hindu, yaitu Wisnu, Siwa, dan Brahma, serta Jumpana, singgasana Dewa Brahma.

    Tak hanya Bali, Belitung sebagai destinasi wisata baru juga memiliki adat istiadat seperti di Bali yang dilakukan sebagian masyarakat kecil ini. Hal tersebut menambah atau memperkuat Belitung sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Selain potensi alamnya, adat istiadatnya juga beranekaragam. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 19 Mar 2015
    Polisi Pariwisata Terbentuk Di Belitung

    SEIRING perkembangan pariwisata di Kabupaten Belitung, Polres Belitung juga berpartisipasi dalam meningkatkan keamanan Negeri Laskar Pelangi. Contoh nyata yang dilakukan jajaran kepolisian ini dengan membentuk Polisi Pariwisata yang bertugas mengamankan obyek-obyek wisata vital.

    Pihak kepolisian menilai keperluan tersebut sangat penting mengingat semakin banyaknya tingkat kunjungan wisatawan. Setidaknya dari pekan kedua Maret 2015, tiga lokasi wisata yakni Pantai Tanjungpendam (Tanjungpandan), Pantai Tanjungtinggi dan Tanjung Kelayang (Sijuk) dijaga Polisi Pariwisata.

    "Kami tidak ingin kecolongan, Polisi Pariwisata itu sangat perlu. Sekarang banyak wisatawan luar (mancanegara) maupun wisatawan lokal berkunjung ke Belitung," sebut Kapolres Belitung Ajun Komisaris Besar Candra Sukma Kumara.

    Ia berharap Polisi Pariwisata yang sudah dibentuk di jajaran Polres Belitung menambah keamanan di lokasi-lokasi wisata. Keamanan dinilai sebagai potensi paling penting dari daerah destinasi wisata selain potensi alamnya dan kebudayaan setempat.

    Untuk menunjang kinerja kinerja Polisi Pariwisata ini, anggota polisi yang tergabung akan dibekali dengan kemampuan bahasa Inggris. Sehingga mampu berkomunikasi dengan baik saat melayani wisatawan dari mancanegara.

    Berbeda dengan anggota polisi lainnya, Polisi Pariwisata ini berpatroli menggunakan sepeda onthel. "Polisi Pariwisata akan kita bekali dengan keahlian lebih. Seperti bahasa Inggris karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Mereka juga berpatroli mengunakan sepada onthel," tambah Candra.


     0 komentar    tulis komentar



  • 15 Mar 2015
    Ganesha Begalor Tunjukkan Potensi Wisata ke Para Menteri

    KUNJUNGAN tiga menteri Kabinet Kerja di Belitung, Sabtu (14/3) dimanfaatkan sebaik mungkin pelaku pariwisata dan Pemkab Belitung untuk menunjukkan potensi pariwisatanya. Padahal kunjungan ketiga menteri ini sejatinya untuk mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB).

    Salah satu travel agent di Belitung, Belitungisland.com (BIC) yang mengurusi kegiatan para alumnus ITB tersebut menggelar Ganesha Begalor, Sabtu malam di Kampong Dedaun, Sijuk. Begalor dalam bahasa Idonesia berarti kumpul-kumpul untuk mengobrol ini untuk menunjukkan potensi pariwisata itu ke hadapan para menteri.

    Ketiga menteri yang dijadwalkan mengikuti kegiatan ini antara lain Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo. Berbagai kesenian dan kerajinan produksi Belitung akan dipamerkan dalam acara tersebut.

    Owner Belitungisland.com Rustam Effendie mengatakan momen kedatangan menteri ini dimanfaatkan sebagai upaya pemerintah pusat melirik potensi kepariwisataan Belitung. Sehingga diharapkan pemerintah pusat men-support pembangunan pariwisata di Negeri Laskar Pelangi ini.

    "Sebenarnya mereka (para menteri, red) kesini bukan dalam kegiatan pariwisata tapi untuk mengunjungi PLTU Suge dan Pelabuhan Tanjung Batu serta rakernas ITB. Paling nggak kita berharap mereka juga jadi melirik Belitung," ujar Rustam Effendie.

    Dalam kegiatan Ganesha Begalor akan disediakan stan-stan yang menampilkan produk kerajinan dari Disperindagkop Kabupaten Belitung dan kerajinan dari Kecamatan Sijuk. Hal ini dimaksudkan agar para menteri bisa melihat potensi dalam sektor pariwisata yang dimiliki Belitung.

    Selama ini Belitung masih terlalu mengandalkan potensi pantai dan laut dalam kegiatan wisatanya. Dengan kegiatan ini diharapkan pemerintah pusat melihat secara langsung potensi pariwisata di Belitung bukan hanya sebatas pantai, namun juga kesenian dan produk kerajinannya.

    Rustam menambahkan pemerintah baik pusat maupun daerah akan melakukan pembangunan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sehingga dengan momen kedatangan para menteri ini bisa sebagai ajang unjuk potensi yang dimiliki Belitung dalam hal pariwisata.

    "Jadi masyarakat dituntut untuk menunjukkan kreativitasnya. Sampai saat ini pantai-pantai yang masih diandalkan. Kalau kita bisa tambah dari budaya kesenian pemerintah mau nggak mau harus bangun pariwisata di Belitung," papar Rustam. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 12 Mar 2015
    Batu Hias Belitung Tambah Varian Cinderamata

    BOOMING batu hias juga dirasakan di Pulau Belitung. Festival batu asli Belitung pertama bertajuk Belitong Ice Crystal (Kinyang) Festival digelar mulai 13 Maret hingga 19 Maret 2015 di halaman parkir Grand Hatika Hotel. Ratusan batu hias akan mengikuti empat kategori kontes berhadiah jutaan rupiah.

    Selain ratusan batu yang mengikuti kontes, puluhan pengerajin batu di Belitung juga dipastikan mengikuti festival pertama di Belitung ini. Meskipun sudah full booking, panitia tetap menerima pengerajin yang ikut serta dengan menambah fasilitas dalam festival.

    Booming batu hias ini diyakini akan berimbas pada mendukung pariwisata di Belitung. Batu hias yang saat ini hanya menjadi produk batu cincin dan liontin bisa berkembang menjadi cinderamata berbentuk lain. Namun hal ini harus mendapatkan pendampingan dari pemerintah daerah.

    Ketua Umum Belitong Ice Crystal Festival Andi S Lanna mengatakan even ini sebagai upaya mengangkat potensi batu hias di Belitung. Selain itu juga ikut menyemarakkan pariwisata di Belitung dengan berbagai produk kerajinan asli daerah.

    "Batu yang ikut kontes harus asli Belitung, karena kita memang mau mengangkat potensi batu asli Belitung ini. Ini juga sebagai ajang bagi para pecinta batu di Belitung maupun Babel secara keseluruhan," ujar Andi S Lanna.

    Setidaknya dari batu hias asli Belitung nantinya bisa dikembangkan dan diolah menjadi souvenir atau cinderamata dari Belitung bagi wisatawan yang berkunjung. Hal ini sesuai dengan tujuan pariwisata merupakan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mendatangkan orang ke daerah tersebut. "Jelas ada kaitannya dengan pariwisata. Ini bisa juga bisa jadi souvenir yang bagus dan membanggakan daerah kita bila diolah," jelas Andi S Lanna.

    Batu hias tersebut juga merangsang munculnya usaha kecil menengah (UKM) berupa pengerajin-pengerajin batu hias. Pembinaan dari pemerintah daerah untuk mengarahkan UKM tersebut agar bernilai ekonomis tinggi akan menuntun pengerajin ini sebagai pemasok cindera mata. (*)


     0 komentar    tulis komentar



  • 12 Feb 2015
    Naik Garuda ke Belitung hanya Rp 425.200

    Mumpung Garuda sedang murah bener ayo ke Belitung di Bulan Feb - Mar 2015, dengan rincian sebagai berikut:

    • Route : Tanjungpandan Jakarta or Jakarta - Tanjungpandan
    • Class : H Class
    • Price : Tanjungpandan - Jakarta IDR 425.200 ( DOT : 10 Feb 28 Feb 2015 / Exclude Airport Tax )
    • Price : Tanjungpandan - Jakarta IDR 440.200 ( DOT : 01 Mar 31Mar 2015 / Include Airport Tax)
    • Price : Jakarta Tanjungpandan IDR 425.200 ( DOT : 10 Feb 28 Feb 2015 / Exclude Airport Tax)
    • Price : Tanjungpandan - Jakarta IDR 465.200 ( DOT : 01 Mar 31 Mar 2015 / Include Aiport Tax)

    Silahkan menghubungi kami untuk proses booking !


     0 komentar    tulis komentar



  • 10 Dec 2014
    Segera hadir: The Rainbow Motorhome Belitung Island Adventure




     0 komentar    tulis komentar



  • 27 Jul 2014
    Video Terbaru Pulau Burung & Eid Mubarak 1435H



    Pemandangan dari atas keindahan pulau Burung (Burong) di pantai Barat Laut pulau Belitung. Nama pulau Burung diambil dari batu granit raksasa yang menjadi simbol pulau ini. Tumpukan batu granit tersebut berbentuk seperti kepala burung. Info selanjutnya silahkan klik disini. Kami juga ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1435H Mohon Maaf Lahir dan Bathin.




     0 komentar    tulis komentar



  • 23 Jun 2014
    Festival Laskar Pelangi II

    Perhelatan akbar Festival Laskar Pelangi II akhirnya terlaksana pada tanggal 21 Juni 2014 di Bundaran Tugu Satam pusat kota Tanjungpandan Belitung. Acara dimeriahkan oleh pertujukan seni tradisional Belitung dari berbagai sanggar seni dan sekolah menengah yang ada di Belitung. Puncak acara dimeriahkan oleh tarian kolosal Pendulang Timah karya Andrea Hirata.

    Tarian Pendulang Timah mengisahkan masa-masa kelam penambangan timah di Belitung pada masa lalu dimana para buruh timah Belitung mendapat porsi terkecil dari kekayaan tambang yang ada di pulau ini. Tarian Pendulang Timah dilakonkan oleh 700 murid-murid sekolah menengah yang berdandan berbalut kapur putih dan warna-warni.

    Pada malam harinya acara dimeriahkan oleh pertujukan musik Jazz dan Puisi. Tema festival Laskar Pelangi kali ini memang mengangkat Puisi & Jazz 3 sekaligus merupakan kelanjukan dari Puisi & Jazz 1 dan 2 yang diadakan dalam skala yang lebih kecil di KV Senang Belitung. Puncak acara pada malam hari dimeriahkan oleh penampilan Meda Kawu dan Gihon Jazz Band, dengan bintang utama Andrea Hirata. Tampil pula seniman asal Jepang Hiroaki Kato mengisi penampilan malam ini. Beberapa group musik Jazz lokal Belitung juga tampil, tak kalah dengan penampilan group dari luar Belitung. Acara ini disaksikan oleh ribuan penonton termasuk wisatawan dan penduduk Bangka Belitung.


     0 komentar    tulis komentar



1 - 15    16 - 30    31 - 45    46 - 60    61 - 75    76 - 90    91 - 105    106 - 120    
LIVE CHAT
Call +62 719 22 890
XL: +62 878 9649 7007 
TSEL: +62 812 6035 5212 
Weekday 09.00 - 18.00 (GMT+7) 
20,924 wisatawan
dalam 2,166 trip


telah berkunjung ke Belitung
dengan Paket Wisata kami
Ayo ikutan bergabung !
Simulasi Paket Wisata
 Lighthouse Package
 Fotografer Package
 Honeymoon Package
 Laskar Pelangi Tour
Tanggal berangkat
2 Hari 1 Malam
3 Hari 2 Malam
4 Hari 3 Malam
Kode Promo
Peserta
  
We accept payment by:  
Airline partners:  
 
 
Festival Laskar Pelangi - NOW
Media Partner


Grand Pelangi
Paket 3 hari 2 malam
Rp 1,535,000/orang
untuk group 4 peserta
Tinggal 2 malam di hotel Grand Pelangi, tour pantai-pantai dan pulau-pulau di Belitung, termasuk sarapan, makan siang, makan malam, makanan ringan dan minuman, sewa kendaraan dan perahu, pemandu wisata berpengalaman.
Untuk group jumlah peserta yang berbeda, isi form di bawah ini
PAKET WISATA
- Mengunjungi keindahan pantai pasir putih: Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang, Tanjung Binga

- 3 hari 2 malam hotel setara bintang 2 menghadap pantai berpasir putih

- 24 jam rental kendaraan untuk transportasi darat

- Naik perahu ke pulau-pulau kecil Lengkuas & Burung

- Full meal: makan siang, makan malam, sarapan

- Itenary lengkap dengan pemandu wisata

Apa yang dikatakan pengunjung ?
Its a FUNTASTIC trip with Belitung Island.com. Sangat memuaskan service yang diberikan mulai dari datang sampai kami pulank. Holiday yang tidak terlupakn. Thanks atas keramahan yang diberikan, specially kepada Ibu Santy, Pak Deden dan Pak Hendro.. Keep up the good works..
Flo
Indonesia, Jakarta
Trip#S6116: 24 Jan 2013
tulis testimony write new
Tanjung Kelayang

Apa yang dikatakan pengunjung ?
AMAZING
DEVIS
Indonesia, Jakarta
Trip#p5508: 6 Jul 2012
tulis testimony write new
Yadi Yasin - Photo Gallery

Apa yang dikatakan pengunjung ?
Liburan yang cukup menyenangkan dan mengesankan
Aldo Samulo
Indonesia, Pakan Baru
Trip#R1216: 30 Jun 2012
tulis testimony write new
Beng Harianto Photo Gallery

Apa yang dikatakan pengunjung ?
Sayang kita ke belitung diwaktu yang salah. Hujan dan tidak bisa island hopping. Jadi bosan keliling pantai2 saja.
Usul untuk yang mengadakan tour, kalau bisa setiap tempat yang dituju setidaknya di cek ada fasilitas umum dan air bersih.
Selebihnya sih cukup memuaskan. Hotelnya bersih dan pegawainya ramah.
Mudah2an fasilitas di obyek wisata bisa lebih di perhatikan (mungkin dari pemerintahnya?)
Thank you
Jessica
Jessica Effendi
Indonesia, Jakarta
Trip#P4185: 26 Dec 2011
tulis testimony write new
"Surga Batu Fotografi"
Panorama Belitung yang tersembunyi dan belum tersentuh

Apa yang dikatakan pengunjung ?
kpn yach...? balik lg ke Belitung
bowo
Indonesia, Jakarta
Trip#P3641: 14 Jul 2011
tulis testimony write new
Belitung Superb Beach
Let's keep it unspoiled !
Click Facebook to become a fan

Mari kita dukung kampanye untuk melestarikan keindahan pantai-pantai dari kerusakan alam karena polusi sampah, hilangnya estetika karena aktivitas graffity, penebangan pohon-pohon di sekitar pantai dan perusakan biota laut di Belitung.

Apa yang dikatakan pengunjung ?
Kami senang sekali selama berada di pulau Belitung. Pantainya memang indah dan bersih. Guide yang sangat bertanggung jawab atas liburan kami di Belitung, pengaturan yang fleksibel dan orang di sekitar yang sangat ramah.
Ediva Sismaya
Indonesia, Jakarta
Trip#P1826: 18 Jun 2010
tulis testimony write new
Open Pit at Kelapa Kampit
The tin mining history

Apa yang dikatakan pengunjung ?
Saya ex Peserta tour ID 1785....saya mewakili berlima anggota tour merasa puas banget dengan trip yang diatur dengan bagus . Kami dapet foto foto yang bagus dan juga sekalian wisata kuliner....komplit pokoknya.

Tour guidenya ..Mas Andi juga ramah dan kooperatif dengan peserta tour. Anyway enggak sabar pengen kesana lagi terutama ke surga batu fotografi.
Kunto Antariksa
Indonesia, Jakarta
Trip#P1785: 18 May 2010
tulis testimony write new
Cinderamata dari Belitung

Apa yang dikatakan pengunjung ?

Ternyata Belitung memang bagusss sekali ya...pemandangannya, pasir putihnya...Kami sekeluarga (Putri #P97037) mengucapkan terima kasih atas keramahan, perhatian dan bantuan Pak Kusuma, Ibu Santi, juga tour guide kami Pak Andi dan Pak Chika yang sangat kooperatif saat di perjalanan, snorkeling, memanjat batu2an, dll. Senang sekali melewati masa 4hr/3mlm di sana. Semoga warga Belitung dapat menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan pulaunya, sehingga semakin banyak orang senang berkunjung ke sana. Juga untuk belitungisland.com, semoga tetap jaya dan dapat menjadi lebih baik lagi. Terima kasih untuk semuanya ya... :)

Endang
Jakarta, Indonesia
Trip#P9737: 9-12 Jul 2009

tulis testimony write new
Hotel di Belitung
Hotel-hotel terbaik di Belitung untuk Paket Wisata kami

Apa yang dikatakan pengunjung ?

Dear Tour arranger.... Pak Suma and team...terima kasih banyak udah membawa kita ke tempat2 yang buaguus banged....superb! Makannya jg enak..tp lebih enak lagi kalo pake buah...hehehe.. Thanks a lot...i will tell my friends about Belitung and especially Belitungisland.com....

Peni Setiawati
Bumi Serpong Damai, Jakarta
Trip#9150: 10-12 Apr 2009

tulis testimony write new
Visit Belitung Timur
Apa yang dikatakan pengunjung ?

Thanks untuk pelayanan yang memuaskan, makanan yang enak-enak dan penginapan yang nyaman. we surely will be going back again =).. ps: belum kesampaian untuk wisata kuliner belitung mencicipi "mie jamur" dan "otak=otak", hix hix, tapi " mie belitung" memang luar biasa dan bikin ketagihan, di jkt ada gak ya? oiya sekedar saran, kombinasi tour d island dan tour ke belitung timur sepertinya ok! =)

Devina Pramestuti
Jakarta, Indonesia
Trip#613: 27-29 Dec 2008

tulis testimony write new
Tanjung Tinggi