SIAPA yang tak mengenal Pulau Belitung sekarang ini. Setelah boming Film Laskar Pelangi, Pulau Belitung menjadi primadona baru pariwisata. Banyak wisatawan domistik maupun manca negara yang berbondong-bondong berkunjung ke Belitung.

Sebelumnya tak banyak yang mengenal pulau penghasil timah ini menyimpan keindahan alam yang begitu mempesona. Namun tahukah Anda lokasi-lokasi yang wajib Anda datangi saat melancong ke Belitung?

Berikut adalah lokasi-lokasi yang sayang untuk dilewatkan saat berada di Belitung:

1. Pulau Lengkuas

"Belum ke Belitung bila belum menginjakkan kaki di Pulau Lengkuas". Kalimat ini sangat familiar bagi para pelaku wisata di Belitung. Pulau Lengkuas juga sebagai ikon wisata Belitung dengan beberapa lokasi wisata lainnya.

Terletak di perairan Kecamatan Sijuk, pulau yang memiliki mercusuar ini menyajikan panorama indah wisata bahari. Hamparan pasir putih menyelimuti pulau seluas tak lebih dari dua hektare ini. Bebatuan granit berukuran besar juga memperindah garis pantai pulau ini.

Terlebih air laut di sekitar pulau ini juga sangat jernih. Wisatawan bisa melakukan snorkeling maupun diving di sekitar pulau. Keindahan terumbu karang dan ikan hias berwarna-warni membuat wisatawan berlama-lama snorkeling.

2. Pantai Tanjung Tinggi

Pantai ini sudah mulai tercium keindahannya jauh sebelum Film Laskar Pelangi boming. Hal ini terbukti dengan perusahaan raksasa pada masa itu yang mulai melakukan pembangunan hotel di sekitar lokasi. Pantai ini juga sebagai ikon pariwisata Belitung.

Pantai yang terletak di Desa Tanjungtinggi, Sijuk ini semakin terkenal setelah digunakan sebagai lokasi syuting Film Laskar Pelangi. Ciri pantai Belitung sangat terlihat di pantai bernama Pantai Bilik ini. Gugusan bebatuan granit berukuran besar mendulang tinggi terlihat di pantai ini.

Ombak di Pantai Tanjung Tinggi relatif tenang sehingga Anda bisa berenang tanpa harus takut terbawa ombak. Jarak pantai ini dengan pusat kota hanya mencapai 37 KM, atau hanya sekitar 30 menit perjalanan.

3. Pantai Tanjung Kelayang

Letak pantai ini sejajar dengan Pantai Tanjungtinggi. Berada di kawasan Desa Keciput, Sijuk, pantai ini paling terkenal diantara yacther. Selama beberapa tahun terakhir pantai ini juga sebagai stop point pelaksanaan sail.

Bahkan pada 2011 lalu, pantai ini sebagai pusat Sail Wakatobi Belitong. Wakil Presiden Budiono dan seluruh menteri kabinet waktu ini ikut hadir dalam Sal Wakatobi Belitong di Pantai Tanjung Kelayang.

Wisatawan bisa menikmati pantai ini saat akan ke Pulau Lengkuas, karena jarak pantai ini ke Pulau Lengkuas relatif dekat. Banyak perahu penyeberangan yang tambat di pantai ini dan siap untuk mengantarkan wisatawan ke Pulau Lengkuas.

4. Pulau Pasir

Pulau Pasir ini terlihat saat kondisi air laut surut. Terletak diantara Pantai Tanjung Kelayang dan Pulau Lengkuas, pulau ini sebagai tempat persinggahan para wisatawan.

Di pulau ini wisatawan bisa menjumpai bintang laut dan foto bersama. Kejernihan air laut di sekitar lokasi ini menambah kenyamanan wisatawan. Ukuran pulau ini sangat kecil. Sehingga tak bisa banyak-banyak wisatawan singgah di pulau ini.

5. Danau Biru

Danau Biru terletak di Gang Murai, Desa Air Raya, Tanjungpandan. Tak jauh dari pusat kota Tanjungpandan. Lokasi ini sebagai lokasi wisata alternatif di pusat kota.

Danau ini terbentuk dari bekas galian tambang kaolin yang saat ini masih aktif. Lokasi ini bukan sebagai lokasi wisata umum. Tak pernah dibentuk secara aktif untuk lokasi wisata. Namun keindahannya memikat wisatawan.

Lokasi ini kali pertama dikenalkan para fotografer yang mengabadikan momen. Bahkan ada yang menyebut pemandangan di sini hampir sama dengan pemandangan Kawah Putih di Bandung.

6. Museum Kata

Museum ini terletak di kampung halaman Andrea Hirata di Gantung, Beltim. Didirikan oleh penulis novel Laskar Pelangi tersebut, museum ini juga sebagai alternatif wisata di Belitung.

Museum Kata Andrea Hirata adalah museum literatur pertama di Indonesia. Di sini, Anda bisa menyaksikan koleksi tentang film Laskar Pelangi. Anda bisa menemukan berbagai karya Andrea Hirata di museum ini.

Ada sebuah cerpen khusus yang dibuat oleh Andrea Hirata yang tidak diterbitkan umum, dan hanya bisa Anda baca di sini. Museum ini dibangun Andrea Hirata dengan tujuan untuk menginspirasi anak-anak dan remaja di desa Gantong, agar memgembangkan bakat seni mereka.

Itulah beberapa lokasi yang wajib Anda kunjungi saat di Belitung. Masih banyak lokasi wisata lain di Belitung yang akan membuat Anda kagum. (*)