Cari Lokasi Saya

Paket Wisata Belitung Terpopuler

Lihat Semua Paket Wisata
IDR 1,244,000 / orang
Pantai dan Pulau
tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Hotel
    Diluar
IDR 1,206,000 / orang
Negeri Pelangi
tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Hotel
    Diluar
IDR 2,388,000 / orang
Belitung Honeymoon
tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    2 orang
  • Hotel
    Diluar
IDR 1,244,000 / orang
Belitung Outing
tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Hotel
    Diluar

Dengan pengalaman20 tahun menyediakan Belitung Paket Wisata untuk 29,491 wisatawan dalam 3,051 trip, kami adalah penyedia layanan wisata belitung paling terpercaya dan berpengalaman. Kenyamanan, kemudahan dan pengalaman mengesankan dari liburan di Belitung adalah nilai utama yang selalu kami berikan kepada para pelanggan kami, dengan kualitas dan reputasi terjaga selama 20 tahun terakhir. Kami adalah pionir pariwisata Belitung yang paling berpengalaman dan paling diakui reputasinya di Bangka Belitung.

Reputasi Kami sebagai penyelenggara Paket Wisata Belitung Murah

29491
Total Pelanggan
3051
Trip Pelanggan
673
Testimoni Pelanggan
2310
Forum Tanya Jawab

Kami adalah penyelenggara Paket Wisata Belitung pertama yang memperkenalkan program Belitung Tour sejak tahun 2000. Layanan tour belitung kami tidak hanya menyediakan paket belitung murah, tetapi dengan kualitas pelayanan prima dan profesional untuk meng-explore Belitung. Kami adalah perusahaan belitung travel yang pertama memperkenalkan rute dan Itinerary Wisata Belitung dengan program yang efisien sehingga bisa melayani ribuan pelanggan dengan paket tour belitung termurah yang ada di Indonesia.

Program private tour Belitung yang kami sediakan terdiri dari 3 jenis yaitu: paket tour belitung tanpa hotel, paket tour termasuk hotel dan one day trip, termasuk paket wisata mancing, paket pulau leebong dan paket bulan madu Belitung. Program paket tour tanpa hotel dan termasuk hotel berdurasi 2 hari 1 malam (2D1N), 3 hari 2 malam (3D2N), 4 hari 3 malam (4D3N) dan 5 hari 4 malam (5D4N) termasuk program khusus Honeymoon Belitung. Sedangkan program Tour One Day adalah tour khusus sehari penuh dijemput di hotel, dan diantar kembali ke hotel setelah selesai one day trip belitung. Minimum peserta untuk program tour adalah 2 orang. Sistem kami memungkinkan anda untuk menghitung biaya tour sesuai program yang dipilih untuk berbagai pilihan jumlah peserta untuk mendapatkan paket liburan belitung murah.

Paket Belitung Tour + Hotel

Belitung Paket Tour + Hotel lainnya
IDR 1,520,000 / orang
Hotel Puncak
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 1,582,000 / orang
Hotel Grand Orion
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 1,605,000 / orang
Hotel Central City
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 1,625,000 / orang
Hotel Arnava Mutiara
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 1,643,000 / orang
Hotel Premium
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 1,758,000 / orang
Hotel BW Inn
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 1,796,000 / orang
Hotel Bahamas Resort
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
IDR 2,096,000 / orang
Hotel Swiss Belresort Tanjung Binga
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau

Paket Wisata Belitung termasuk hotel. Harga paket wisata pulau Belitung per orang untuk group 4 peserta. Klik foto hotel untuk mengubah jumlah peserta, durasi, tanggal dan mengubah pilihan hotel di Belitung. Program Paket Tour Belitung kami memiliki kerjasama dengan 19 hotel utama di Belitung. Pilihan program belitung tour kami memungkinkan anda untuk menghitung simulasi biaya sehingga anda bisa memilih hotel untuk mendapatkan paket tour belitung termurah untuk rencana travel belitung anda dengan memuaskan seperti testimoni para customer yang sudah berlibur ke Belitung bersama kami.

Program Paket Tour & Travel Belitung kami adalah belitung travel guide, yaitu one stop service dimana tour itinerary, pemandu wisata, antar jemput bandara Belitung, sewa kendaraan selama anda berada di Belitung, sewa perahu untuk trip hopping island Belitung ke pulau-pulau kecil, tiket masuk destinasi wisata, semua sudah kami siapkan untuk anda. Tidak hanya itu, program tour kami sekaligus wisata kuliner (makan siang, makan malam) dengan menu dari restoran-restoran terkemuka di Belitung. Kami juga menyediakan makanan ringan dan minuman air mineral selama di perjalanan. Itinerary Belitung Tour kami sifatnya sangat fleksibel, jadi agenda perjalanan bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan anda untuk menikmati Wisata Belitung kami secara maksimal.

Travel Vlog & Blog

Belitung atau Belitong ?
Rustam Effendie   31 Mar 2020
DISUKAI 681 DILIHAT 859140 1 of 4
Belitung Tour

Bagi banyak pengunjung yang datang ke Belitung, ini adalah pertanyaan yang pertama kali ada di benak anda. Bahasa Belitung memiliki beberapa keunikan, dan sebenarnya mirip dengan bahasa Indonesia karena memang dasarnya adalah bahasa Melayu. Untuk mudahnya sebagian besar kata yang ada huruf "a" diganti dengan "e". Misalnya kata "harga" menjadi "harge", "bunga" menjadi "bunge". Selain itu ada keunikan lagi yaitu huruf "u" diganti dengan "o", misalnya "kampung" menjadi "kampong", dan akhirnya "Belitung" menjadi "Belitong". Jadi Belitong adalah pengucapan Belitung dalam bahasa lokal. Belitong pada jaman kolonial dikenal dengan sebutan Billitone.

Kata Belitong pertama kali dipopulerkan keluar Belitung oleh Andrea Hirata dalam novel Laskar Pelangi. Di dalam novel itu Andrea menggunakan kata Belitong, bahkan penyebutan yang sama juga digunakan pada film Laskar Pelangi. Tapi, belakangan kata Belitong mulai digunakan dengan maksud yang lebih unik, yaitu sebagai pemersatu. Di pulau Belitung, terdapat dua kabupaten yaitu Kabupaten Belitung (Barat) dan Kabupaten Belitung Timur. Belitung Timur adalah kabupaten hasil pemekaran wilayah yang sebelumnya hanya ada satu kabupaten yaitu, Kabupaten Belitung. Maka untuk tetap menyatukan identitas dari masyarakat Belitung, orang disana menamakan mereka Orang Belitong, artinya orang dari pulau Belitung, tanpa memandang dari kabupaten mana dia berasal.

Yang Unik dari Masyarakat Belitong ?
Rustam Effendie   30 Mar 2020
DISUKAI 681 DILIHAT 858347 2 of 4
Wisata Belitug

Masyarakat Belitung adalah masyarakat yang memiliki ikatan sosial yang kuat, dimana rasa saling menghargai dan menghormati sangat dijunjung tinggi. Pada tamu yang datang sangat dimuliakan dan harus dilayani dengan tata krama yang baik. Oleh karena itu jika anda traveling ke Belitung, anda dengan mudah akan disambut hangat dengan sapaan yang akrab oleh masyarakat Belitung. Tidak hanya dengan pendatang, budaya kekeluargaan dalam masyarakat sangatlah kental. Gotong-royong saling membantu adalah hal yang prinsip. Silaturahmi dan acara kemasyarakatan masih dipegang kuat oleh masyarakat Belitung yang selalu hangat dan bersahabat.

Jika ada acara di sebuah desa, misalnya acara pernikahan, hampir seluruh masyarakat desa akan membantu, mulai dari membuat dekorasi, memasak sampai dengan ritual acara pernikahan berlangsung. Hampir seluruh desa terlibat, jadi harus dipastikan semua keluarga di desa harus diundang.

Masyarakat Belitung tidak mengenal hirarki, jadi hampir tidak ada golongan bangsawan di Belitung. Sebagian keluarga ada yang masih memegang gelar bangsawan pada masa lalu, yang biasanya bergelar "kiagus", mirip dengan gelar bangsawan dari Palembang. Hanya saja nama Kiagus tidak memiliki perlakuan dan posisi khusus di masyarakat. Di masa lalu memang pernah ada beberapa kesultanan di Belitung, yakni kesultanan Balok, kesultanan Badau, kesultanan Buding dan kesultanan Sijok. Gelar kiagus bisa jadi berasal dari kesultanan ini. Informasi tentang sejarah Belitung bisa didaptkan dari website Peta Belitung.

Jika anda datang berlibur ke Belitung, anda akan menyaksikan populasi masyarakat keturunan Tionghoa terlihat lebih banyak dari daerah lain di Indonesia, walaupun tetap merupakan golongan minoritas di Belitung. Bahkan masyarakat Tionghoa Belitung masih banyak menggunakan bahasa asli mereka. Tapi jika anda memiliki kemampuan bahasa Mandarin, anda jangan senang dulu, karena bahasa masyarakat Tionghoa Belitung adalah dari dialek Hakka (Hokian). Berbeda dengan keturunan tionghoa di pulau Jawa, masyarakat Tionghoa datang ke Belitung baru pada akhir abad ke-19. Mereka didatangkan oleh Belanda dari propinsi Yunan karena keahlian mereka dalam menambang timah. Jadi asal muasal masyarakat tionghoa di Belitung adalah dari buruh timah.

Berebut Lawang
Rustam Effendie   29 Mar 2020
DISUKAI 679 DILIHAT 857626 3 of 4
Paket Tour Belitung

Berebut Lawang bisa diartikan sebagai berebut pintu. Pada kenyataannya memang benar seperti ini. Berebut lawang adalah tradisi menarik sebagai bagian upacara adat perkawinan di Belitung. Mempelai pria beserta rombongan berikut dengan bawaan aneka sajian biasanya datang seperti pawai ke tempat acara pernikahan yang diadakan di rumah mempelai perempuan. Begitu tiba memasuki halaman rumah, robongan mempelai pria akan dihambat dengan mebentangkan kain selendang sepanjang pintu. Dari pintu depan halaman inilah drama dan tradisi unik itu akan dimulai.

Apakah drama itu ? Sebelum melanjutkan, perlu dijelaskan bahwa salah satu komponen penting dari panitia acara perkawinan adalah menyewa profesional yang memiliki keahlian unik. Mereka biasanya sepasang lelaki. Lelaki ini akan ikut di dalam rombongan mempelai pria ikut konvoi, mirip sebagai kepala rombongan. Sedangkan seorang lagi adalah yang menunggu dan menjaga pintu, yang dimulai dari pintu halaman depan, dibantu beberapa orang. Proses penghalangan pintu dibuat dramatis dan akan menjadi tontonan bagi hapir semua yang hadir.

Apakah yang kemudian dilakukan sepasang lelaki itu ? Satu hal saja yakni, berbalas pantun. Pantun-pantun yang disajikan biasanya sangatlah unik, lucu, menghibur dan mengundang gelak tawa para hadirin. Sepasang lelaki ini biasanya memang pelaku pantun profesional yang ada di masyarakat Belitung, sehingga kualitas pantun sangat mengibur. Proses berbalas pantun ini biasanya cukup lama, bisa sampai 10 menit. Seledang yang menghalang pintu baru akan dibuka jika mempelai pria memberikan uang (ala kadarnya) sebagai tanda masuk, kemudian mempelai pria dan rombongan bisa lewat dari pintu tersebut. Prosesi penutupan pintu ini kemudian akan diulangi lagi di dua tahapan selanjutnya, yaitu di pintu masuk rumah dan di pintu masuk kamar pengantin. Ritual ini biasanya sangat menghibur dan ditunggu-tunggi pada setiap prosesi acara perkawinan di Belitung.

Perempuan Melamar Laki-Laki
Rustam Effendie   29 Mar 2020
DISUKAI 682 DILIHAT 856300 4 of 4
Paket Wisata Belitung

Apakah Belitung ada hubungan dengan masyarakat minang yang memang sudah dikenal memiliki tradisi maternalistik ? Belum ada sejarah yang membuktikan ini, apalagi masyarakat Belitung mengenal garis paternalistik sebagai mana umumnya tatanan di masyarakat melayu.

Tetapi jangan kaget, jika anda lelaki, maka anda harus siap-siap dilamar. Lamaran yang dimaksud sebenarnya bukan lamaran meminta ijin untuk menikah, tetapi lebih ke acara silaturahmi resmi dari keluarga kedua mempelai. Proses lamaran yang sesungguhnya bisa saja sudah terjadi sebelumnya, tetapi tidak ada prosesi khusus.

Ciri khas proses lamaran ini adalah ditandai dengan membawa bingkisan berupa kue baulo berukuran besar. Masyarakat Belitung menamakan nya \"Jajak Gede\" (kue besar). Kue ini adalah simbol rasa penghargaan dari keluarga perempuan terharap keluarga laki-laki. Tradisi datangnya keluarga perempuan ke keluarga laki-laki ini bertujuan untuk memberi tahu secara resmi kepada keluarga pihak laki-laki bahwa anak lelaki yang bersangkutan sudah sering bertamu ke rumah si perempuan. Keluarga perempuan bermaksud menanyakan apakah keluarga lelaki serius untuk melanjutkan hubungan pasangan itu ke jenjang pernikahan. Acara biasanya berlangsung lancar, dilanjutkan dengan kesepakatan tentang persiapan acara perkawinan selanjutnya.

Destinasi Wisata Terpopuler

Lihat Semua Destinsi Wisata
Pantai
Tanjung Tinggi
Pantai Barat Laut
  • Ke Bandara:
    30 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    30 km
Alam
Bukit Peramun
Sijuk
  • Ke Bandara:
    22 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    20 km
Pulau
Pulau Lengkuas
Pantai Barat Laut
  • Ke Bandara:
    40 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    27 km
Budaya
Museum Kata
Gantung
  • Ke Bandara:
    60 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    71 km

Layanan Wisata Lengkap Dari Kami

Tidak hanya menyediakan Paket Tour Belitung, kami juga menyediakan berbagai layanan wisata untuk memudahkan anda berlibur ke Belitung. Kami menyediakan sewa kendaraan (rental mobil Belitung), sewa perahu, pelaksanaan event, fun games dan team building, sewa perangkat olah raga dan wisata, dan berbagai layanan lainnya. Kami juga menyediakan layanan belanja online untuk aneka produk oleh-oleh dan cinderamata khas Belitung seperti di bawah ini. Kami adalah satu-satunya penyedia layanan wisata yang mampu menyediakan sistem pembayaran online di Belitung.

Kami adalah referensi paling lengkap untuk rancana wisata anda ke Belitung. Paling tidak ada 92 destinasi Belitung yang informasinya kami sajikan secara lengkap sesuai zona wilayah di pulau Belitung, berikut foto dan video. Destinasi tersebut kami bagi menjadi 4 kategori yaitu: pantai 29 destinasi, pulau 17 destinasi dan budaya 24 destinasi, alam 23 destinasi yang diantaranya bisa menyaksikan museum pakaian adat bangka belitung. Referensi restoran terkemuka yang ada di Belitung juga kami sajikan. Terdapat ribuan foto-foto dari trip yang pernah kami laksanakan di Belitung, termasuk 100 video yang kami ambil dari channel youtube kami. Selain itu terdapat lebih dari 128 artikel yang khusus menuliskan hal-hal unik yang ada di Belitung. Untuk menghilangkan keraguan ada, sudah ada 673 pelanggan yang menuliskan testimoni layanan kami, dan terdapat 2,310 bahasan tanya jawab yang kami sajikan di forum yang bisa anda jadikan referensi dalam menentukan pilihan layanan kami.

Testimoni

Belanja Oleh-oleh Online

Lihat Semua Barang

Tidak hanya menyediakan paket travel belitung, kami juga memudahkan anda untuk membeli oleh-oleh dan cinderamata khas Belitung yang bisa dibeli secara online. Sebelum melakukan pembayaran kami sarankan untuk mengirimkan pesan melalui kontak informasi kami atau WhatsApp ke nomor di bawah ini. Setelah kami mengirimkan konfirmasi ketersediaan barang anda bisa menyelesaikan proses pemesanan dan melakukan pembayaran. Terdapat 100 item belanja yang tersedia di toko online kami, terdiri atas kategori Batu Permata (14 item), Benda Seni (2 item), Kain Belitung (33 item), Kerajinan Tangan (34 item), Kuliner Khas (15 item), Makanan Ringan (15 item), Pakaian Belitung (9 item), silahkan di pilih dan dipesan sesuai seleran anda.

Artikel & Berita

Kesenian Begubang yang Melegenda
Add to bookmarkAdded
Belitung Article #232
 
Asep Irwan Gunawan   3/07/2020
Lokasi: Belitung DISUKAI 175944 Lokasi 0

Tradisi berpantun di Belitung memang terbilang sangat kental terasa. Dengan budaya melayu yang melekat pada masyarakatnya membuat bermunculan beberapa kesenian dan tradisi yang berkaitan dengan budaya pantun. Salah satu kesenian dan tradisi yang muncul dari budaya pantun ini adalah begubang. Lalu seperti apa tradisi kesenian Begubang tersebut? Berikut penjelasannya.

Tradisi Pantun Masyarakat Belitung

bangka belitung
Begubang

Begubang merupakan tradisi berpantun pada masyarakat Belitung terutama masyarakat kawasan Belitung Timur. Meski saat ini tradisi ini sudah banyak dilupakan, namun dahulu Begubang sangat menjadi kegemaran masyarakat. Bahkan begitu memikatnya kesenian Begubang ini membuat para muda-mudi menjadikan kegiatan Begubang sebagai ajang pertemuan untuk merajut hubungan dan kehidupan dengan berbalut konsep adat-istiadat. Dalam implementasinya, Begubang sendiri juga menggambarkan kehidupan sosial, budaya dan religi masyarakat.

Wujud Kesenian Begubang

 bandara belitung
Begubang

Begubang sendiri berwujud seni berpantun yang dilakukan oleh 2 (dua) atau 3 (tiga) orang laki-laki. Pantun yang dibawakan dalam Begubang adalah pantun tentang nasehat dan tema lain yang saling berkaitan. Jika para lelaki membawakan pantun, maka dalam Begubang ini kaum wanita akan menjadi penari. Dengan menggunakan selendang, para penari wanita akan mengiringi kegiatan Begubang. Tarian sendiri akan selesai ketika ada lawan dari si penari yang memasukkan uang logam (gubang) ke dalam bukor yang tersedia. Dalam pertunjukkan Begubang sendiri biasanya akan diiringi oleh musik betiong hingga kemudian ada yang menyebut kesenian ini dengan nama betiong begubang. Instrumen musik yang ada pada Begubang ini antara lain gambus, gendang, biola dan tawak-tawak.

Pelestarian Kesenian Begubang

 belitung tour
Begubang

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa kesenian atau tradisi Begubang saat ini memang sudah banyak terlupakan. Untuk itulah kemudian Pemerintah Daerah selalu menghadirkan beberapa acara untuk kembali menghidupankan Begubang. Salah satu acara yang digelar Pemerintah Daerah setempat untuk melestarikan Begubang adalah Festival Kuliner Khas Belitong dan Atraksi Seni Budaya Belitong. Ketika festival ini digelar maka kesenian Begubang akan ditampilkan oleh Sanggar Betiong Begubang dari Desa Lintang – Belitung Timur. Kesenian Begubang memang harus selalu dilestarikan mengingat telah menjadi tradisi dan identitas masyarakat Belitung sejak dulu. Bahkan sebenarnya bila Begubang mampu dilestarikan, maka kesenian ini bisa menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi Belitung yang saat ini memang sedang menjadi pusat perhatian wisatawan.


Menapak Tilas Kerajaan Badau
Add to bookmarkAdded
Belitung Article #230
 
Asep Irwan Gunawan   30/05/2020
Lokasi: Belitung DISUKAI 813342 Lokasi 0

Kerajaan Badau adalah kerajaan pertama dan tertua di Belitung. Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-15 dengan pusat pemerintahannya yang berada di sekitar daerah Pelulusan. Raja pertama dari Kerajaan Badau sendiri bernama Datuk Mayang Gresik. Dalam sejarahnya, Kerajaan Badau pernah mengusai beberapa daerah seperti Badau, Bentaian, Bange, Simpang Tiga, Ibul, Buding, Gantung dan Manggar. Jejak peninggalan Kerajaan Badau sendiri sekarang bisa dilihat di Museum Badau yang berada di Jl. Abdul Rahman No.1, Desa Badau, Kecamatan Badau, Belitung.

Kisah Perjalanan Datuk Mayang Gresik ke Belitung

 belitung travel guide
Kerajaan Badau

Datuk Mayang Gresik ini memang bukan penduduk asli Belitung. Jadi Datuk Mayang Gresik sejatinya merupakan bangsawan dari Jawa atau Kerajaan Majapahit yang datang ke Belitung di tahun 1500 Masehi. Kedatangan Datuk Mayang Gresik ke Belitung sendiri adalah untuk mencari obat atas anjuran Sultan Badarudin guna mengobati penyakit yang sedang di deritanya. Sesampainya di Belitung, Datuk Mayang Gresik menuju ke sungai Cerucuk. Karena di sepanjang jalur pelayaran sungai Cerucuk ini banyak didapati ancaman bajak laut dan lanun, Datuk Mayang Gresik pun kemudian menetap di Kota Karang (Cerucuk). Karena Kota Karang masih dianggap kurang aman, Datuk Mayang Gresik pun terus mencari tempat dengan menelusuri sungai Cerucuk hingga ke bagian hulu sungai dan masuk sungai Berang. Dari sini Datuk Mayang Gresik pun mendapatkan tempat untuk menetap di kaki gunong badau (daerah Pelulusan).

Setelah mendapatkan obat yang dicari, Datuk Mayang Gresik mayang kemudian menetap dan menikah dengan penduduk setempat. Dari pernikahan Datuk dengan penduduk setempat ini kemudian lahir putranya yang bernama Batin Badau. Tidak hanya menetap dan menikah, tapi Datuk Mayang Gresik kemudian memerintah dengan menaklukkan daerah sekitarnya seperti Badau, Simpangtige, Bangek, Bentaian, Ibul hingga daerah Manggar, Buding, Manggar dan Gantong. Pemerintahan dari Datuk Mayang Gresik sendiri dikenal sebagai pemerintahanan yang arif dan bijaksana itu. Datuk Mayang Gresik kemudian meninggal dan dimakamkan di atas gunong lilangan.

 forum jual beli bangka belitung
Kerajaan Badau

Daftar Raja Kerajaan Badau

Setelah Datuk Mayang Gresik (Ngabehi Badau), pemerintahan Kerajaan Badau berturut-turut dipimpin oleh :

 honeymoon belitung
Kerajaan Badau

 Batin Badau (Ngabehi Badi Patah),  Datuk Badau (Datuk Padu),

 Datuk Deraim,

 hotel di belitung
Kerajaan Badau

 Datuk Abdul Rahman,

 Datuk Abdul Awal,

 makanan khas bangka belitung

 Kik Moh Arif,

 Djuki

 Djohar, keturunan terakhir yang kini menjadi salah satu Juru Kunci Museum Badau.

Pemerintahan Kerajaan Badau Setelah Datuk Mayang Gresik

Sepeninggal Datuk Mayang Gresik, tahta kerajaan diteruskan oleh Batin Badau yang merupakan putra makota dan puta dari Datuk Mayang Gresik. Namun pemerintahan Datuk Badau ini tidak bertahan lama dan beliau pun dimakamkan di kaki gunong Badau di samping makam ibunya. Pemerintahan Kerajaan Badau selanjutnya dipimpin oleh Datuk Badau yang tidak banyak diketahui hal-hal yang dilakukan. Hanya makamnya saja yang diketahui yang berada di samping makam Datuk Mayang Gresik. Pemerintahan berikutnya adalah Datuk Deraim yang juga tidak diketahui secara jelas apa-apa yang telah dilakukannya. Datuk Deraim sendiri wafat dan diketahui dimakamkan di gunong lilangan.

Pemerintahan Datuk Abdul Rachman di Masa Penjajahan Belanda

Setelah Datuk Deraim wafat, Kerajaan Badau diteruskan oleh Datuk Abdul Rachman yang pada masanya wilayah Belitung dijajah oleh Belanda. Pada masa kekuasaan Belanda tersebut, Datuk Abdul Rachman diangkat oleh Belanda sebagai kepala Distrik Badau dengan besluit No.15 tanggal 25 Oktober 1853. Sayang, dengan mengenaskannya, gaji yang diperoleh Datuk Abdul Rachman ini berasal dari kerja rakyat yang bekerja selama lima hari dalam setahun secara berkelompok. Dari sini terlihat begitu kejamnya penjajahan Belanda. Saat Datuk Abdul Rachman berhenti dari pekerjaannya, beliau kemudian dipindahkan ke Tanjungpandan dengan jabatan baru sebagai mandor kampong.

Estafet Kepemimpinan dengan Penyerahan Alat-alat Kebesaran dan Kekuasaan

Pengganti Datuk Abdul Rachman adalah Datuk Abdul Lawal yang menetap di Badau dan diangkat sebagai mandor kampong Badau. Sepeninggal Datuk Abdul Lawal adalah putranya yang bernama Kik Mohammad Arief. Saat Kik Mohammad Arief memerintah, jabatan mandor kampong diganti menjdi dengan pangkat lurah kampong Badau. Selain memerintah sebagai lurah, Kik Mohammad juga memegang alat-alat kebesaran dan kekuasaan yang sudah turun-temurun. Kik Mohammad Arief sendiri memiliki tujuh anak dimana anak sulungnya yakni Djamal yang kemudian meneruskan pemerintahan Kerajaan Badau. Selanjutnya anak dari Djamal ternyata tidak mampu memegang alat-alat kebesaran dan kekuasaan Kerajaan Badau. Akhirnya tahta Kerajaan Badau diserahkan kepada adik kandung Kik Mohammad Arief yang bungsu bernama Kik Djoeki. Kik Djoeki sendiri menyimpan alat-alat kebesaran dan kekuasaan ini di kampung Badau. Sepeninggal Kkik Djoeki, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh anak sulungnya bernama Djohar yang telah menjadi salah satu Juru Kunci Museum Badau.


Mengenal Budaya Berebut Lawang
Add to bookmarkAdded
Belitung Article #229
 
Asep Irwan Gunawan   20/05/2020
Lokasi: Belitung DISUKAI 820087 Lokasi 0

Belitung yang memiliki budaya melayu memang punya tradisi berpantun yang tak lekang zaman. Dari budaya pantun yang terus menerus menurun inilah kemudian di Belitung muncul tradisi berebut lawang. Berebut lawang ini sendiri adalah tradisi beradu pantun antara dua pihak mempelai dalam acara pernikahan. Bila Anda akrab dengan tradisi palang pintu pada budaya Betawi, maka budaya berebut lawang ini sebenarnya tidak jauh berbeda. Bahkan dalam konsepnya, budaya berebut lawang sama seperti palang pintu dimana beradu pantun ini dilakukan saat pihak mempelai pria akan masuk rumah calon mempelai wanita pada acara pernikahan.

Permulaan Berebut Lawang

 pakaian adat bangka belitung
Berebut Lawang

Sebelum adu pantun dimulai, dalam budaya berebut lawang ini diawali dulu dengan penjemputan kedatangan pihak pengantin pria oleh pihak pengantin wanita. Saat bertemu, kedua belah pihak akan saling bersalaman dan kemudian pihak mempelai wanita akan memberikan sirih, gambir serta kapur ke pihak pengantin laki-laki sebagai simbol penghormatan. Rombongan pengantin pria sendiri datang dengan iringan musik hadrah aau musik rebana sembari menyanyikan lagu bernuansa Islami.

Tiga Pos Dalam Berebut Lawang

 paket bulan madu belitung
Berebut Lawang

Dalam tradisi atau budaya berebut lawang sendiri ada tiga pos yang harus dilewati oleh pihak mempelai laki-laki untuk sampai ke rumah pihak mempelai perempuan. 3 pos atau pintu yang akan dilewati ini sendiri dalam tradisi Belitung menjadi simbol atau cerminan tanggungjawab suami kepada istri saat nanti berkeluarga. Pos petama adalah ketika mempelai pria akan memasuki halaman rumah sang mempelai wanita. Di pos pertama ini akan terjadi adu pantun antara perwakilan pihak mempelai laki-laki dengan pihak mempelai perempuan. Adu pantun di pos pertama ini sendiri umumnya berisi pantun-pantun dengan tema pengenalan calon suami dan keluarganya ke pihak calon istri. Pos atau pintu pertama sendiri memiliki filosofi bahwa pengantin laki-laki atau calon suami harus siap memberi nafkah kepada istri dan anaknya kelak.

Tantangan Pos Kedua

 paket pulau leebong
Berebut Lawang

Berhasil melewati pos pertama, romobongan pengantin pria harus berhadapan dengan pos kedua yang berada tepat di depan pintu masuk rumah calon pengantin wanita. Di pos kedua ini perwakilan pengantin pria kembali harus beradu pantun dengan perwakilan pengantin wanita. Pada tantangan adu pantun di pos kedua ini, pantun-pantun yang dilancarkan biasanya berisi ucapan salam kepada sang pemilik rumah. Pada tantangan di pos atau pintu kedua ini memiliki cerminan bahwa pengantin laki-laki yang akan jadi suami harus mampu menjadi pemimpin atau imam yang baik bagi istri dan anaknya nanti.

Tantangan Pos Terakhir

  paket tour belitung 4 hari 3 malam

Tantangan selanjutnya muncul di pos terakhir yakni pos ketiga yang berada di depan kamar mempelai wanita. Di sini kembali terjadi adu pantun yang kali ini dilakukan oleh sang mempelai laki-laki dengan maksud supaya bisa menemui sang calon istri di dalam kamarnya. Sementara itu tantangan di pintu atau pos terakhir ini memberi arti bahwa calon suami nantinya harus bisa merias istri dan anak-anaknya dengan salah satunya memberikan pakaian yang layak.

Memberikan Uang Perayu

Dalam tradisi atau budaya berebut lawang ini, pihak perwakilan pengantin laki-laki tidak hanya harus beradu pantun. Namun di setiap pos yang ada, rombongan mempelai pria ini harus juga memberikan ‘uang perayu’ kepada perwakilan mempelai wanita. ‘Uang perayu’ ini sendiri merupakan syarat supaya pihak rombongan pengantin laki-laki bisa melewati pos-pos yang ada tersebut. ‘Uang perayu’ ini sendiri bukan berarti nantinya menjadi milik pengantin wanita, tapi uang tersebut akan digunakan untuk membantu kelancaran jalannya pernikahan.

Nantinya ‘uang perayu’ yang didapatkan oleh pihak perwakilan mempelai wanita akan diberikan kepada beberapa pihak seperti kepada tukang masak yang uangnya didapat di pos pertama halaman rumah. Kemudian ‘uang perayu’ yang didapat di depan pintu masuk rumah akan diberikan kepada ketua hajatan. Sedangkan ‘uang perayu’ yang didapat di depan kamar perempuan akan diberikan kepada tukang rias atau disebut dengan Mak Inang.

Setelah Prosesi Berebut Lawang

Setelah prosesi berebut lawang ini selesai dilakukan maka sebelum duduk di tempat yang disediakan, pihak rombongan mempelai laki-laki akan menyerahkan berbagai hantaran yang telah dibawa kepada pihak mempelai wanita. Pengantin laki-laki dan wanita sendiri akan duduk di pelaminan. Setelah itu barulah acara resepsi pernikahan dimulai.