Museum Kata

Gantung

Quick Summary

Category
Budaya
Area
Gantung
Airport
HAS Hananjoeddin
Distance to Tanjung Pandan
71 km
Distance to Airport
60 km
Enterance fee
IDR 0
Rating

We Accept Payment


Uniqueness of Museum Kata

MuseumKata Andrea Hirata adalah museum literatur pertama di Indonesia. Pengunjung bisa menyaksikan memorabilia terkait Laskar Pelangi. Andrea Hirata bahkan menulis cerita pendek khusus yang tidak pernah diterbitkan, tetapi hanya bisa di baca di dinding museum ini. Ada ratusan foto-foto, kalimat-kalimat penuh inspirasi karya Andrea Hirata terpajang di dinding museum. Pada bagian belakang museum terdapat sebuah sudut yang dinamakam warung Kupi Kuli. Tempat ini adalah sebuah warung kopi yang merupakan gambaran sehari-hari bagaimana kehidupan sederhana para buruh timah di masa lalu yang menjadi latar belakang cerita Laskar Pelangi.

Description Museum Kata

Pariwisata di Belitung benar-benar booming dimulai tahun 2008 setelah peluncuran film fenomenal Laskar Pelangi. Film ini sudah ditonton lebih dari 6 juta orang dan menjadi film box office paling terkenal dalam sejarah perfilman di Indonesia. Film ini diambil dari kisah novel Laskar Pelangi, yang juga adalah novel Best Seller dalam sejarah sastra Indonesia.

Special Museum Kata

  • Memorabilia Laskar Pelangi
  • Cerpen-cerpen yang tertulis di dinding
  • Suasana artistik dan warna-warni
  • Replika sekolah SD Muhammadiyah

MuseumKata Andrea Hirata adalah representasi dari dedikasi seorang Andrea Hirata, seorang novelis terkenal yang senantiasa bersemangat untuk memajukan pariwisata Belitung. Dia adalah pahlawan yang melahirkan pariwisata Belitung sejak penerbitan novel pertamanya Laskar Pelangi. Novel ini sudah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa dan dijual di toko-toko buku di seluruh dunia. Karya-karya Andrea Hirata yang lain adalah Sang Pemimpi, Edensor, Maryama Karpov, Padang Bulang, dll. Novel terjemahan Laskar Pelangi dengan judul Rainbow Troops mendapat penghargaan untuk kategori General Fiction pada New York Book festival di Amerika Serikat tahun 2013 dan penghargaan Buchawards tahun 2013 di Jerman.

Map of Museum Kata

Things To Do at Museum Kata

  • Adat istiadat dan tradisi
  • Menikmati suasana romantis
  • Pengamatan pemandangan
  • Hunting fotography

Novel ini menceritakan petualangan 10 anak-anak sekolah miskin SD Muhammadiyah di desa Gantong Belitung Timur, yang harus berjuang menyelamatkan sekolahnya, karena hanya di sekolah inilah orang tua mereka mampu menanggung biaya. Novel ini adalah hasil karya Andrea Hirata (twitter: @AndreaHirata), seorang penulis kelahiran asli Belitung. Novel ini terinspirasi dari cerita asli yang dialami sendiri oleh Andrea Hirata, dan film nya sendiri pun juga dibuat di Belitung.

Sejak saat itu, ribuan orang tertarik untuk mendapatkan informasi tentang Belitung. Disamping keindahan dan sentuhan cerita Laskar Pelangi, banyak orang takjub dengan kendahan alam Belitung. Film tersebut merekam dengan indah tempat-tempat yang menjadi ikon pariwisata Belitung seperti pantai Tanjung Tinggi, pantai Tanjung Kelayang, dan Pulau Lengkuas. Belitungisland.com mendedikasikan kesuksesan film Laskar Pelangi dalam melahirkan pariwisata Belitung dengan membuat monumen peringatan di pantai Tanjung Tinggi, tempat dimana film Laskar Pelangi dibuat.

Tidak hanya pantai, banyak pengunjung yang datang ke Belitung juga tertarik untuk berkunjung ke tempat-tempat dimana film tersebut dibuat, termasuk tempat asli di desa Gantong Belitung Timur dimana cerita asli yang menjadi latar belakang cerita novel tersebut terjadi. Ada ribuan pengunjung datang ke Gantong setiap tahun, termasuk wisatawan manca negara khususnya dari negeri tetangga Malaysia dan Singapura. Untuk mengakomodasi ketertarikan para pengunjung, Andrea Hirata mendedikasikan diri untuk membangun sebuah tempat dimana para pengunjung bisa mengatahui segala sesuatu yang berkaitan dengan Laskar Pelangi. Tempat ini dinamakan MuseumKata Andrea Hirata (Literature Museum of Andrea Hirata).

 

Facilities at Museum Kata

Meski sibuk dengan aktivitas sebagai penulis, Belitung selalu berada di hati seorang Andrea Hirata. Beliau mengambil tanggung jawab penuh untuk mendorong masyarakat Belitung membangun pariwisatanya. Sebagai mana diutarakan di atas, beliau berkunjung secara periodik ke Gantong untuk membimbing anak-anak muda di Belitung. Beliau membentuk dua group musik Jazz di desa Gantung asuhan Museum Kata Andrea Hirata. Beliau senantiasa mempromosikan keindahan Belitung pada setiap kesempatan termasuk menjadi pemeran utama even-even nasional seperti Festival Laskar Pelangi dan Puisi and Jazz di Belitung. Jadi sangatlah jelas bahwa Andrea Hirata adalah orang yang "melahirkan" pariwisata Belitung, dimana para wisatawan bisa menapaki jejak perjalanan dan sejarahnya di MuseumKata Andrea Hirata.

Access to Museum Kata

Beberapa bangunan lain juga menampilkan beberapa karya seni. Andrea Hirata berkomitmen untuk senantiasa menginspirasi anak-anak dan remaja di desa Gantong untuk mengembangkan bakat seni mereka. Beliau bahkan meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan langsung kepada para remaja tersebut. Untuk berkunjung ke Museum Kata Andrea Hirata anda bisa mengikuti program paket wisata kami yaitu paket Laskar Pelangi atau paket Lightouse khusus untuk durasi 4 hari 3 malam. Sebagai alternatif anda bisa berkunjung sendiri ke desa Gantong dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dari kota Tanjungpandan atau 30 menit dari kota Manggar, kota kedua terbesar di Belitung.

Photos of Museum Kata

Holiday Advisor


Similar Destinations to Museum Kata


Komentar Museum Kata

  • Bernard
    1 Aug 2015

    Tempat yang wajib anda kunjungi penih dengan kreativitas warna warni. Perjalanan lumayan jauh hampir 2 jam perjalanan dari pusat kota Tanjung Pandan. Tidak jauh dari tempat ini adalah Kampoeng Ahok

    Reply