Artikel dan Berita Tentang Belitung

BelitungIsland.COM Article and News
Add to bookmarkAdded

Berwisata ke Belitung dari Singapura, Bisa Kok!

Asep Irwan Gunawan 25/11/2018

Saat ini Anda yang ingin berlibur ke Belitung dari Singapura, tak perlu repot-repot lagi melakukan perjalanan udara. Pasalnya, saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Bandara Changi, Singapura menuju Bandara H.A.S. Hanandjoeddin di Tanjungpandan, Belitung. Adalah Garuda Indonesia yang membuka dan melayani penerbangan ini selama empat kali dalam seminggu. Layanan penerbangan ini sendiri nantinya akan menggunakan armada atau pesawat Bombardier CRJ 1000 yang mampu 96 penumpang kelas ekonomi.

JADWAL PENERBANGAN

Penerbangan langsung dari Singapura ke Belitung ini dilakukan pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Untuk Hari Senin, Rabu dan Jumat, maka penerbangan dari Bandara Changi, Singapura dilakukan pukul 17.20 LT waktu Singapura. Nantinya penerbangan ini akan menempuh waktu selama kurang dari 1 jam dan tiba di Bandara Internasional Hanandjoeddin di Tanjung Pandan pukul 17.50 WIB. Sementara itu untuk penerbangan pada hari Minggu dilakukan pada pukul 17.30 LT dari Changi hingga tiba di Belitung pukul 18.00 WIB. Sementara itu penerbangan sebaliknya yakni kembali dari Bandara Hanandjoeddin ke Singapura dilakukan pada pukul 14.50 WIB dan tiba di Bandara Changi pukul 16.20 LT.

ALASAN GARUDA INDONESIA MEMBUKA PENERBANGAN RUTE SINGAPURA – BELITUNG

Pikri Ilham Kurniansyah selaku Direktur Niaga Garuda Indonesia mengungkapkan alasan Garuda Indonesia membuka penerbangan rute Singapura – Belitung. Menurut Pikri, Belitung yang geliat pariwisatanya sedang bertumbuh, akan sangat berkesinambungan dengan komitmen Garuda Indonesia untuk mendorong berkembangnya pariwisata Indonesia. Apalagi bila melihat salah satu destinasi di Belitung yakni Tanjung Kelayang yang telah masuk 10 destinasi prioritas, maka membuat Belitung sangat sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Dilihat dan ditilik dari negara Singapura yang merupakan jaringan internasional dan titik transit teramai dari Indonesia, juga menjadikan rute penerbangan yang ada sangat tepat untuk pengembangan strategi bisnis Garuda Indonesia.

DAMPAK DAN PENGARUH PEMBUKAAN PENERBANGAN RUTE SINGAPURA – BELITUNG

Dari adanya pembukaan rute penerbangan baru dari Singapura ke Belitung ini pastinya akan membuat dampak tertentu. Selain terhubungnya konektivitas bisnis, pembukaan penerbangan baru ini juga akan berdampak pada peningkatan ekspor produk unggulan Belitung dan juga pengembangan wisata kapal pesiar. Hal lain yang bisa berdampak dari pembukaan rute penerbangan baru dari Singapura ke Belitung adalah terantisipasinya keperluan para wisatawan saat musim liburan bulan Desember 2018 – Januari 2019. Dan pastinya pembukaan rute penerbangan baru dari Singapura ke Belitung ini akan juga menjadi bukti bahwa Garuda Indonesia mendukung pengembangan paket wisata hot deals oleh Kementerian Pariwisata Indonesia serta program “Twin Destinasions Program” dari pemerintah Singapura.

PENERBANGAN PERDANA

Penerbangan perdana dari pembukaan rute penerbangan baru dari Singapura ke Belitung sendiri sudah dilakukan pada 29 Oktober 2018. Saat itu penerbangan perdana diikuti oleh beberapa orang penting yang berkaitan dengan program ini seperti Menteri Pariwisata Arief Yahya, Bupati Belitung H Sahani Saleh, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang, Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, Danlanud H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Letkol Pnb Akal Juang serta perwakilan pelaku usaha di Belitung.

Setelah tiba di Belitung, rombongan beberapa orang penting ini yang ditemani pers dan para pelaku usaha pariwisata diajak menjalankan island hopping yaitu kegiatan berkeliling pulau-pulau seperti Pulau Garuda, Pulau Lengkuas, Pulau Batu Berlayar dan Juga Pulau Pasir. Kegiatan island hopping ini sendiri dilakukan untuk memperlihatkan keindahan dan besarnya potensi alam yang bisa dieksplorasi untuk paririwisata di Belitung. Setelah melakukan island hopping, para tamu bisa menginap dibeberapa hotel, termasuk hotel bintang lima yang disertai lapangan golf.

TINDAK LANJUT DARI MISI BISNIS KBRI SINGAPURA KE KABUPATEN BELITUNG

Pembukaan rute penerbangan baru dari Singapura ke Belitung sendiri sebenarnya merupakan tindak lanjut dari Misi Bisnis KBRI Singapura ke Kabupaten Belitung yang dilaksanakan 24-26 September 2018. Saat itu misi ini dipimpin oleh Ngurah Swajaya selaku Dubes Indonesia untuk Singapura. Misi bisnis ini sendiri adalah utnuk menjajaki kerjasama dalam pengembangan pariwisata, investasi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) serta juga penjajakan peluang ekspor dari Kabupaten Belitung.

BESARNYA POTENSI BELITUNG

Bicara soal Belitung memang daerah ini bukan sembarang tempat. Pasalnya dengan segala pesonanya, terutama pada pantainya, membuat Belitung kemudian ditetapkan sebagai salah satu “10 New Bali” oleh Presiden Joko Widodo. Berkat statusnya sebagai salah satu “10 New Bali”, membuat Belitung banyak dikunjungi oleh wisatawan. Peningkatan sendiri tidak hanya terjadi pada wisatawan lokal tapi juga terjadi pada wisatawan asing, termasuk pelancong asal Singapura. Pada rentang waktu Januari-Juli 2018 sendiri sudah terjadi peningkatan wisatawan asal Singapura yang mencapai 929.106 orang. Ini artinya peningkatan terjadi sebesar 9.6 persen dibanding periode tahun 2017.

KEMENPAR GEBER PROMOSI BELITUNG DI SINGAPURA

Mendengar berita dibukanya rute penerbangan Singapura – Belitung ini membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memanfaatkan dengan baik momentum ini. Bahkan jauh-jauh hari sebelum hari-H dibukanya penerbanga, Kemenpar telah menjalankan sebuah misi bernama “Sales Mission Promosi Paket Wisata Belitung”. Misi ini sendri talah dijalankan sejak 1 November 2017 di Hotel Marina Mandaring, Singapura dengan menghadirkan 33 Travel Agent/Travel Operator (TA/TO) dan empat hotel. Misi dari Kemenpar yang dijalankan di Hotel Marina Mandaring, Singapura, ini juga dihadiri oleh Sigit S. Widiyanto selaku Minister Counsellor Bidang Ekonomi KBRI di Singapura, Sahani Saleh selaku Bupati Belitung, Burhanudin selaku Wakil Bupati Belitung Timur, Robert Daniel W selaku Tenaga Ahli Menteri Pariwisata bidang Konektivitas Udara serta juga Franky Gan selaku Direktur Komersial NAM Air Sriwijaya Air Group.

ANTUSIASME PARA PELAKU INDUSTRI PARIWISATA

Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Kemenpar, Judi Rifajantoro mengatakan bahwa promosi misi “Sales Mission Promosi Paket Wisata Belitung” ini sangat direspon pasar dengan baik. Hal ini terlihat dari banyaknya pelaku industri pariwisata yang tertarik dengan mendukung misi ini untuk bersama menumbuhkan Belitung. Antusiasme para pelaku industri pariwisata dalam mendukung misi ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mucul saat pertemuan di Hotel Marina Mandaring, Singapura. Mereka banyak bertanya soal sarana pendukung, kesiapan dan lainnya. Beberapa dari pelaku industri pariwisata dari Singapura bahkan ada yang bertanya tentang ikatan emosi warganya yang memang juga banyak berada di Belitung.

PENGARUH PASAR YANG BAIK

Menilik dari pasar yang selama ini masuk ke Belitung, maka bisa didapati bahwa 40 persen wisman (wisatawan mancanegara) datang dari Bali. Sementara itu 30% datang dari Jakarta, kemudian ada 20% dari Batam-Bintan dan sisanya 10 persen dari kota-kota lain. Dari acuan data ini Judi Rifajantoro menyimpulkan bahwa pengaruh pasar ini terbilang sudah baik dan akan mampu memicu kedatangan wisaman dari kota-kota lainnya, termasuk Singapura.

Lebih lanjut Judi Rifajantoro menyatakan bahwa dibukanya rute penerbangan Singapura - Belitung ini sekaligus melengkapi target Kemenpar setelah dibukanya rute Silangit-Singapura. Dibukanya rute penerbangan Singapura - Belitung ini sendiri memang bukan tanpa dasar. Tingginya minta wisman yang ingin datang ke Belitung dari Singapura adalah alasan yang tak bisa disangkal. Seperti kita tahu di Singapura juga banyak dijumpai pantai yang sama layaknya keadaan alam di Belitung. Dari sinilah maka kemudian minat warga Singapura untuk datang ke Belitung jadi membesar.

INVESTASI DAN PAKET WISATA PENERBANGAN CARTER SINGAPURA - BELITUNG

Bicara masalah investasi, dikatakan Judi Rifajantoro bahwa 50 persen investasi penerbangan carter ini datang dari Pemda Kabupaten Belitung dan sisanya didukung oleh pihak terkait. Sementara itu untuk paket wisata dari Singapura ke Belitung ini terbilang murah. Hal ini disampaikan oleh Larasati Sedyaningsih yang merupakan Anggota Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas wilayah Belitung dan Jawa Tengah, Kemenpar.

Menurut Larasati, untuk paket wisata tersebut, wisman hanya perlu membayar Rp 2.700.000. Sementara untuk harga tiket pesawatnya, wisman bisa menggunakan NAM Air dengan banderol mulai dari 101 dolar Singapura untuk sekali jalan (one way) atau 125 dolar Singapura untuk pulang pergi. Hal ini disampaikan oleh Franky Gan selaku Direktur Komersial NAM Air Sriwijaya Air Group. Namun harga ini hanya untuk periode tanggal 15-22 Desember. Dan bila sudah melewati tanggal 22 Desember maka harganya akan naik lagi yakni sebesar 111 dolar Singapura satu kali perjalanan atau 150 dollar Singapura untuk pulang-pergi.


Comments

  • Setyanto
    26 Nov 2018

    Nice reading, semoga Belitung benar-benar berhasil menjadi Bali baru dan dikenal masyarakat Singapura.



Tulis komentar artikel ini