Mengenal Belitong Geopark Part 1

Artikel dan Berita Tentang Belitung
Add to bookmarkAdded
Belitung Article #176
 
 Asep Irwan Gunawan  25/11/2018
Location: Belitung VIEW 3440 LIKE 236

Belitung saat ini sedang gencar mempromosikan daerahnya sebagai kawasan Geopark dunia. Geopark sendiri menurut UNESCO adalah kawasan yang mempunyai beberapa unsur atau nilai seperti ekologi, arkeologi, budaya. Dalam geopark ini nantinya ada keterlibatan masyarakat di sekitarnya untuk bersama-sama melindungi serta meningkatkan fungsi warisan alam kawasan geopark.

Sebuah tempat atau daerah memang tidak sembarangan ditetapkan sebagai geopark. Pasalnya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi kawasan tersebut untuk bisa menjadi geopark. Belitung sendiri memang masih belum resmi dan sedang diusahakan menjadi kawasan geopark dunia (Global Geopark) ke UNESCO. Tapi melihat dari beberapa hal yang ada dan dimiliki Belitung, maka peluang Belitung untuk bisa menjadi kawasan geopark ini akan semakin besar. Nantinya saat Belitung sudah meraih status Global Geopark dari UNESCO maka hal ini akan membuat negeri Laskar Pelangi ini akan menjadi destinasi wisata dunia yang banyak dikunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal atau wisatawan mancanegara.

foto #0 https://www.belitungisland.com
https://www.belitungisland.com

BEBERAPA HAL YANG MEMBUAT BELITUNG PANTAS DITETAPKAN SEBAGAI KAWASAN GEOPARK

Hal pertama yang menjadikan Belitung pantas ditetapkan sebagai kawasan Geopark dunia adalah adanya nilai-nilai ekologi, arkeologi dan budaya yang ada di Belitung. Hal kedua adalah adanya permasalahan besar bersifat nasional berupa ancaman kerusakan geologi yang memang harus dilindungi. Belitung yang memiliki kisah panjang penambangan timah membuat beberapa kawasan memang berpotensi untuk dieksplorasi kembali sehingga dapat menimbulkan kerusakan.

foto #1 https://www.belitungisland.com
https://www.belitungisland.com

KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM KAWASAN GEOPARK

Karena ada keterlibatan masyarakat, maka permasalahan yang muncul disebuah kawasan geopark juga akan menjadi permasalahan masyarakat lokal. Dalam pengembangan geopark sendiri masyarakat sekitar akan diajak dalam kegiatan konservasi geologi beserta flora, fauna dan budaya lokal yang ada di dalamnya. Nah untuk tujuan mengaktifkan masyarakat dalam melestarikan kawasan geopark ini maka masyarakat akan diberdayakan dan dijadikan sumber daya utama untuk pengelolaan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

foto #2 https://www.belitungisland.com
https://www.belitungisland.com

KONSEP GEOPARK NASIONAL PULAU BELITONG

Secara nasional, Belitung memang telah ditetapkan menjadi kawasan Geopark Nasional. Penetapan Belitung sebagai kawasan Geopark Nasional sendiri sudah dimulai sejak November 2017 yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI. Setelah mendapat pengakuan secara nasional, maka langkah pemerintah selanjutnya adalah merekomendasikan Belitung ke UNESCO sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) internasional geopark. Rekomendasi ini sendiri didasarkan pada kriteria pengembangan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan pada usaha konservasi, penelitian ilmiah, pendidikan, pemberdayaan masyarakat lokal, terutama kaum wanita. Tidak hanya itu, untuk usaha menduniakan status geopark Belitung, pemerintah kemudian menggencarkan pembangunan geopark yang mengacu kepada “Sustainable Development Goals”.

foto #3 https://www.belitungisland.com
https://www.belitungisland.com

Pemerintah Indonesia sendiri merasa yakin untuk meningkatkan status Geopark Belitung ke level dunia karena potensinya yang besar. Menurut pemerintah, Belitung punya kekhasan geologi yang unik dan penting pada tingkat global. Keunikan ini terlihat pada keragaman hayati (biodiversity), keragaman budaya (cultural diversity) dan juga keragaman geologi (geodiversity) yang telah terpilih menjadi warisan geologi (geoheritage). Untuk megangkat Geopark Belitung ini naik level, maka proposal pun sudah disiapkan dan akan diajukan pling lambat pada November 2018 ini. Perencanaan pengajuan proposal ini memang tidak terlalu berlebihan dan tidak terlalu cepat mengingat bila proposal lambat diajukan maka harus menunggu lima tahun lagi. Selain Geopark Belitung, tahun ini yang akan mengajukan ke UNESCO adalah Danau Toba Sumatera Utara.

HADIRKAN PERHELATAN FESTIVAL GEOPARK BELITUNG DAN INTERNASIONAL KAYAK MARATHON

foto #4 https://www.belitungisland.com
https://www.belitungisland.com

Selain membangun sarana dan prasarana pendukung wisata, untuk bisa membuat UNESCO bersedia menetapkan Belitung sebagai Global Geopark, pemerintah pun menggencarkan beberapa event. Beberapa event yang kemudian digelar yakni festival geopark belitung dan juga Internasional Kayak marathon. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Belitung memang masih kekurangan event untuk syarat penetapan Global Geopark. Event berupa atraksi yang ada ini sendiri haruslah melibatkan masyarakat serta memiliki dampak luas yang kuat pada beberapa bidang, termasuk bidang ekonomi.

Event berupa atraksi pertama yang diadakan di Belitung adalah Festival Geopark Belitung. Festival yang digelar dari tanggal 22 hingga 26 November 2017 ini digelar di dua tempat yakni Manggar dan Tanjung Pandan. Sementara itu untuk kegiatan yang dihadirkan dalam Festival Geopark Belitung saat itu antara lain geotrip, geobike, geoculture, geowalk, geoband, geocoffe dan pameran. Gelaran lain yang diadakan dalam Festival Geopark Belitung adalah Seminar Nasional yang dilangsungkan di Hotel Santika Tanjung Pandan, Belitung dari tanggal 23-24 November 2017.

foto #5 https://www.belitungisland.com
https://www.belitungisland.com

USAHA MENARIK WISATAWAN MANCANEGARA

Hingga sekarang, Erzaldi Rosman selaku Gubernur Bangka Belitung, mengakui bahwa Belitung memang belum maksimal menarik wisatawan, terutama wisatawan mancanagara (wisman). Meski sebenarnya lokasinya strategis dan telah dikenal sebagai negeri Laskar Pelangi, Erzaldi menyatakan bahwa ada beberapa kendala dan masalah yang membuat Belitung belum mampu menarik wisman. Maka dari itu Erzaldi bersama pemerintah pusat yang diwakili Kemenpar saat ini benar-benar sedang menggencarkan promosi Belitung sebagai destinasi wisata kepada para pelancong di luar negeri, terutama di Singapura. Salah satu bentuk usaha untuk bisa menarik wisatawan mancanegara adalah dibukanya rute penerbangan Singapura – Belitung oleh Garuda Indonesia yang sudah dimulai sejak 29 Oktober 2018.

foto #6 https://www.be
https://www.be

RESPON ASSESOR GEOPARK GLOBAL NETWORK (GGN) UNESCO DAN TIM GEOPARK ITB 81

Melihat apa yang telah dikerjakan oleh tim geopark Belitung, Guy Martini yang merupakan assessor Geopark Global Network (GGN) UNESCO merespon secara baik dan positif. Menurut profesor geologi asal Perancis tersebut, keragaman dan keindahan Geopark Belitung begitu memukau. Guy Martini yang juga pernah memverifikasi Geopark Belitong pada 26-29 Desember 2016, memuji bebatuan granit besar dan batuan beku dengan kristal besar yang tersebar di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur. Lebih lanjut, Guy Martini menyatakan bahwa progress Belitung Geopark ini sudah baik dan on the track. Mungkin dalam waktu 2-3 tahun lagi Geopark Belitung sudah bisa naik level menjadi geopark dunia.

foto #7

Pujian yang serupa juga datang dari Ketua Tim Geopark ITB 81, Diah Herawati. Menurutnya, Geopark Belitung begitu cepat bertumbuh. Hanya dalam waktu 4 bulan, tim Geopark Belitung sudah bisa bekerja. Berbeda dengan di tempat lain, menurut Diah, biasanya tim Geopark bekerja setelah lebih dari 4 bulan, bahkan ada yang sampai 2-3 tahun. Namun pada tim Geopark Belitung ada kekompakan yang kuat antar tim dari Barat ke Timur Belitung. Hasilnya, karena semua bergerak mendukung maka hanya dalam waktu 4 bulan, tim sudah dapat bekerja untuk Geopark Belitung.

DAFTAR DESTINASI DAN ATRAKSI GEOPARK BELITUNG

foto #8

Apa yang dihadirkan Belitung memang begitu mempesona. Menariknya, tidak hanya satu atau dua destinasi Geopark saja yang dihadirkan, tapi di negeri Laskar Pelangi ini ada beragam destinasi dan atraksi yang mendukung status geopark. Beberapa destinasi dan atraksi yang menarik dari Geopark Belitung antara lain Danau Biru, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Bukit Pangkuan, Bakau Kuale, Bukit Samak, Pantai Burung Mandi, Pantai Punai, Open Pit Nam Salu, Pantai Batu Bedil, Trans Bali, Museum Badau, Museum Tanjung Pandan, Museum Kata, Desa Wisata Terong, Juru Seberang, dan Satam Banyu Penyu.

Tags: #ecns2007, #estudisprecolombins, #grupoalvorada


Komentar