Rumah Adat Belitung

Tanjung Pandan
Info Singkat
Editor
Asep Irwan Gunawan
Kategori
Budaya
Area
Tanjung Pandan
Bandara
HAS Hananjoeddin
Jarak ke Tanjung Pandan
3 km
Jarak ke bandara
13 km
Tiket masuk
IDR 0
Rating

Menerima Pembayaran
belitung payment

Deskripsi Rumah Adat

Indonesia dengan kekayaan budayanya memang membuat kita dapat menjumpai beragam bangunan rumah adat, termasuk Rumah Adat Belitung. Dengan segala keunikan dan kisah serta makna dibalik bangunan Rumah Adat Belitung atau Rumah Panggong, membuat kita akan mendapatkan banyak pengalaman mengesankan ketika mengunjunginya. Dari sini maka mengunjungi Rumah Adat Belitung akan sangat menyenangkan.

Keistimewaan Rumah Adat

  • Merupakan rumah adat khas Belitung yang dilestarikan
  • Tidak memiliki sekat-sekat untuk kamar pada ruang utama
  • Punya beberapa perbedaan dengan rumah penduduk biasa
  • Ada beragam kisah dan unsur budaya yang bisa didapati dari Rumah Adat Belitung

Tarif dan Catatan Khusus


Untuk Anda yang akan mengunjungi Rumah Adat Belitung ini tidak ada tiket masuk yang perlu dibayar. Jadi tarif gratis atau cuma-cuma ini seharusnya membuat Anda tidak ragu lagi datang ke bangunan yang penuh dengan keunikan dan kisah. Meski tidak ada tarif masuk yang perlu dibayar tapi selama berada di Rumah Adat Belitung ini diharuskan menjaga kebersihan dan ketertiban. Kebersihan di destinasi ini diperlukan karena Rumah Panggong tersebut sudah terjaga dan terawat dengan baik. Sementara itu ketertiban di sini diperlukan untuk menjaga ketenangan dan kerapihan Rumah Adat Belitung yang kini telah berstatus sebagai Museum Budaya Belitung.

Peta Rumah Adat

Yang bisa dilakukan di Rumah Adat

  • Pengamatan pemandangan
  • Berpetualang di sekitarnya
  • Adat istiadat dan tradisi
  • Mempelajari sejarah

Rumah Adat Belitung sendiri dibangun di atas area seluas kurang lebih 500 meter persegi. Keunikan Rumah Adat Belitung ini ada pada tidak adanya sekat atau kamar serta bahan bangunannya yang kesemuanya menggunakan bahan dari alam lingkungan. Bahan dari alam yang paling banyak digunakan adalah kayu yang mencapai 90%. Bahan kayu ini bisa kita dapati pada tiang Rumah Adat Belitung yang menggunakan kayu nyatoh dan bagian lantai yang menggunakan kayu ulin. Sementara itu pada bagian atap Rumah Adat Belitung, kita akan menjumpai penggunaan kayu seru dan medang serta daun rumbia dan ijuk. Bahan dari alam lainnya yakni bambu dan kulit kayu bisa kita temui di bagian dinding Rumah Panggong. Sedangkan untuk fondasinya, rumah yang dibangun tahun 2006 dan diresmikan tahun 2009 tersebut menggunakan batu granit yang banyak ditemui di Belitung. Rumah Adat Belitung sendiri mempunyai bentuk memanjang ke belakang dengan lima bagian dengan fungsi yang berbeda-beda. Semakin ke belakang dari Rumah Adat Belitung maka terjadi penurunan nilai dimana bagian depan dipergunakan untuk tempat menjamu tamu dan bagian paling belakang untuk pembantu. Lima bagian dari Rumah Adat Belitung tersebut sendiri adalah teras, ruangan utama, loss, dapur dan ruang untuk penjaga rumah atau pembantu. Keunikan lain dari Rumah Panggong ini adalah pengukurannya yang tidak menggunakan meteran melainkan dengan alat dapur bernama Dulang yang berfungsi sebagai penutup makanan khas Belitung.



Saat memasuki Rumah Adat Belitung, kita akan mendapati ornamen kembang goyang yang bila tertiup angin akan saling bersentuhan dan menimbulkan bunyi. Ornamen di depan rumah yang berfungsi untuk menyambut tamu ini dibuat dari besi tipis yang berwarna-warni untuk menarik perhatian. Setelah melewati ornamen kembang goyang kita akan mendapati ruang teras untuk menerima tamu laki-laki dengan ukuran tiga kali tujuh meter persegi. Selanjutnya menuju ke dalam rumah kita akan mendapati ruang utama dimana tempat menerima tamu perempuan dan juga tempat keluarga beraktivitas, dari tidur, makan hingga berkumpul. Inilah ruangan paling luas dari Rumah Adat Belitung karena tidak adanya sekat. Menuju ke belakang lagi kita bisa akan mendapati tempat bernama loss yang berwujud jembatan sepanjang tiga meter. Fungsi tempat ini adalah tempat keluarga bersantai dengan kegiatan bercengkerama, mendongeng serta mencari kutu. Berikutnya ruangan yang bisa kita temui adalah dapur tempat memasak dan juga menyimpan hasil kebun. Dan ruang paling belakang dari Rumah Adat Belitung yakni ruang untuk pembantu atau penjaga rumah. Rumah yang diadopsi dari rumah adat Kalimantan dan digunakan oleh para bangsawan ini sendiri memiliki perbedaan dengan rumah penduduk biasa. Perbedan tersebut bisa kita jumpai pada ukuran Rumah Adat Belitung yang lebih besar dengan lima ruangan. Perbedaan berikutnya bisa kita lihat dari adanya jumlah anak tangga yang lebih dari tiga, sementara pada rumah penduduk biasa hanya ada tiga anak tangga. Dan terakhir, perbedan Rumah Adat Belitung dengan rumah penduduk biasa adalah adanya ruang untuk pembantu dan penjaga rumah yang tidak bisa ditemui pada rumah penduduk biasa. Selain menjadi rumah adat, ternyata Rumah Panggong ini juga difungsikan sebagai Museum Budaya Belitung.

 

Fasilitas di Rumah Adat

Fasilitas di Objek Wisata


Saat berkunjung ke Rumah Adat Belitung ini Anda tidak akan kesulitan mendapati fasilitas yang ada. Ini karena Rumah Adat Belitung dikelola dengan baik oleh Pemerintah Daerah setempat. Beberapa fasilitas yang bisa kita didapati di Rumah Adat Belitung ini antara lain area parkir, toilet dan juga guide atau pemandu wisata. Untuk tempat makan dan juga tempat penginapan bisa Anda dapatkan dengan mudah di sekitaran Rumah Adat Belitung. Ini karena Rumah Adat Belitung lokasinya berada di tengah kota Tanjung Pandan.

Akses ke Rumah Adat

Akses Menuju Lokasi


Untuk menuju ke Rumah Adat Belitung Anda tak akan mengalami kesulitan dalam aksesnya. Hal ini dikarenakan lokasi Rumah Adat Belitung berada di tengah atau pusat Kota Tanjung Pandan, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Belitung. Lokasi tepat dari Rumah Adat Belitung adalah di Jalan Ahmad Yani atau berada persis di samping Kantor Bupati Belitung. Penempatan Rumah Adat Belitung di dekat kantor bupati ini bukan tanpa maksud karena bertujuan agar mudah disaksikan orang, terutama tamu dinas. Bila Anda berangkat dengan pesawat dan transit di Bandara Internasional H. A. S Hanandjoeddin, maka waktu yang diperlukan untuk sampai ke Rumah Adat Belitung ini hanya sekitar 19 menit saja. Mengenai akses jalan ke Rumah Adat Belitung ini tak perlu dikhawatirkan karena sudah bagus dan bisa dilalui oleh segala jenis kendaraan.

Destinasi Lain di Wilayah Tanjung Pandan
Foto-foto Rumah Adat
Asisten Liburan Anda

Artikel Tentang Rumah Adat


Destinasi sejenis dengan Rumah Adat


Komentar Rumah Adat

  • client
    Indra Effendi
    17 Nov 2018

    Adat Belitung basis nya melayu, harap jaga kemajuan adat melayu Belitung dan tanamkan nilai-nilai kreativitas kepada generasi mendatang. Sukses pariwisata hanya bisa berkesinambungan jika budaya berkembang pesat.

    balas