Pariwisata Belitung Buka Mulai Bulan Juli 2020

Artikel dan Berita Tentang Belitung
Add to bookmarkAdded
 
 Asep Irwan Gunawan  12/08/2020
Location: Belitung VIEW 2869202 LIKE 0

Pariwisata memang menjadi salah satu sektor perkenonomian di Kabupaten Belitung yang sangat penting. Namun karena munculnya pandemi Covid-19, membuat pariwisata di Belitung menjadi lumpuh. Menjelang era New Normal, Belitung pun tak mau menyia-nyiakannya. Dengan ditetapkannya Provinsi Bangka-Belitung sebagai zona hijau, membuat pariwisata di negeri Laskar Pelangi diizinkan untuk dibuka oleh pemerintah pusat.

Dibuka Pada Bulan Juli 2020

Dari kabar tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung pun mempersiapkan berbagai hal untuk langkah pemulihan sektor pariwisata di masa New Normal. Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Jasagung Hariyadi sendiri dalam wawancaranya dengan Antara menyatakan bahwa pariwisata di Belitung akan dibuka bulan Juli bila zona hijau dengan nol kasus ini tetap bisa dipertahankan.

Lebih lanjut Jasagung mengatakan bahwa pembukaan kembali sektor pariwisata di Belitung ini sejalan dengan rencana pemerintah pusat yang sudah mengizinkan empat provinsi di Indonesia seperti Bali, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Bangka Belitung untuk menerima wisatawan di era New Normal.

"Termasuk Kabupaten Belitung di dalamnya ada tempat wisata Pantai Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang yang akan dibuka kembali ketika new normal nanti," katanya.

Dibuka Bertahap dan Terbatas

Walau sudah diperbolehkan untuk dibuka, Jasagung mengatakan bahwa pariwisata di Belitung akan dibuka secara bertahap dan terbatas. Hal ini dilakukan karena adanya protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 yang diterapkan pemerintah daerah setempat. Terkait penerapan protokol kesehatan, Jasagung memastikan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengusung konsep Cleanliness, Healthy, dan Safety (CHS) di sejumlah tempat wisata yang telah dibuka.

"Konsep itu akan kami terapkan di tempat wisata yang terbatas," ujar Jasagung.

Dalam rangka memulihkan perekonomian di sektor pariwisata, Jasagung menambahkan bahwa pihaknya akan menerapkan standarisasi destinasi dengan protokol CHS tadi dari periode bulan Juli hingga Desember 2020.

Standar protokol CHS ini sendiri menurut Jasagung berwujud beberapa hal seperti pembersihan fasilitas kepariwisataan, penyediaan fasilitas cuci tangan serta peguatan SDM dan Kelembagaan. Selain akan menerapkan Standar protokol CHS, Pemerindah Darah Kabupaten Belitung juga akan melakukan beberapa hal dalam menyambutera New Normal seperti promosi wisata, penyusunan paket wisata dan juga pelaksanaan event pariwisata.

Praktik di Lapangan

Dalam praktiknya, standar protokol kesehatan CHS sudah diterapkan pada beberapa beberapa bidang pariwisata di Belitung seperti penampilan Betiong Begubang. Bertempat di objek wisata alam tebat rasau Desa Lintang Kec. Simpang Renggiang, pada 1 juli 2020 kemarin, Sanggar Sukamane Desa Lintang menampilkan pertunjukan Betiong Begubang dengan standar protokol kesehatan. Salah satu standar protokol kesehatan yang diterapkan yaitu penggunaan face shield yang dipakai oleh para penari dan pemain musik ketika tampil. Diharapkan dengan penerapan standar protokol kesehatan tersebut, penyebaran Covid-19 bisa dihindari.

Sektor pariwisata di Belitung memang begitu penting. Maka dari itu di masa tatanan kehidupan baru atau New Normal, Pemerintah Provinsi dan Daerah di Bangka-Belitung gencar menjalankan berbagai hal untuk bisa kembali memulihkan perekonomian di bidang pariwisata.

Tags: #ecns2007, #estudisprecolombins, #grupoalvorada


Komentar