5 Tarian Unik dan Menarik yang Bisa Kita Saksikan Di Belitung

Artikel dan Berita Tentang Belitung
Add to bookmarkAdded
Belitung Article #199
 
 Asep Irwan Gunawan  22/02/2020
Location: Belitung VIEW 9913 LIKE 76

Belitung sebagai tujuan destinasi favorit wisatawan sekarang memang memiliki banyak sajian alam yang istimewa untuk disaksikan. Tapi ternyata di luar itu, negeri Laskar pelangi ini juga memiliki beberapa hal lain yang tak kalah menariknya untuk ditelusuri. Salah satu hal mengesankan selain destinasi wisata alam untuk disaksikan di Belitung adalah budayanya. Lebih spesifik lagi dari budaya Belitung yang seharusnya tak boleh Anda lewatkan yakni tariannya. Tapi tarian apa saja yang unik dan menarik untuk kita saksikan di Belitung? Berikut penjelasannya.

1. Tari Mendulang Timah

foto #0 https://belitungisland.com
https://belitungisland.com

Pertama, tarian yang unik dan menarik untuk disaksikan di Belitung yaitu Tari Mendulang Timah atau Tari Pendulang Timah. Sesuai dengan namanya, maka tarian yang dikreasikan oleh Sanggar Tari Belitong Lesong Batang, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung ini akan menggambarkan kegiatan mendulang Timah secara tradisional yang dilakukan oleh rakyat. Tarian yang dilakukan oleh beberapa remaja laki-laki tersebut begitu meriah karena adanya keceriaan yang dihadirkan oleh mereka. Dengan hanya mengenakan celana pendek, sebelum menari, tubuh para penari yang tanpa baju akan dilumuri dengan lumpur terlebih dahulu. Setelah itu para penari pun kemudian melakukan gerakan-gerakan mendulang timah. Lumpur yang menempel diseluruh badan para penari Pendulang Timah sendiri adalah campuran kaolin yang berwarna-warni yang dibuat dari bahan pewarna kue. Dari tampilan para penarinya seperti itu, membuat Tari Mendulang Timah ini terasa lebih meriah saat disaksikan. Gerakan tari pada Tari Mendulang Timah ini terbilang atraktif. Tidak hanya pada gerakannya saja, tapi aktraktifnya Tari Mendulang Timah ini terlihat dari suara atau teriakan-teriakan yang keluar dari mulut para penari. Dengan membawa dulang, para penari ini akan membuat lingkaran dan melakukan gerakan-gerakan bersama-sama alat yang dibawa tersebut. Tari Mendulang Timah sendiri bisa Anda saksikan dibeberapa event seperti pada gelaran Belitung Beach Festival yang ketika itu digelar di Pantai Tanjung Pendam.

2. Tari Sekapur Sirih

foto #1 https://belitungisland.com
https://belitungisland.com

Tarian berikutnya yang menarik untuk disaksikan di Belitung yaitu Tari Sekapur Sirih. Tarian ini biasanya ditampikan dalam acara-acara besar dihadapan tamu penting sebagai tanda kehormatan. Dalam tarian ini kita akan menjumpai 10 sampai 12 orang peanri dimana dalam formasinya nanti ada dua penari laki-laki yang berada di belakang. Dinamakan Tari Sekapur Sirih karena penarinya saat tampil membawa sebuah wadah atau kotak yang berisi sirih untuk diberikan pada para tamu kehormatan yang duduk di barisan terdepan. Pemberian sirih kepada tamu ini sendiri memiliki makna penghormatan dan tanda persahabatan. Untuk gerakan Tari Sekapur Sirih ini terbilang lincah dan atraktif. Gerakan pada Tari Sekapur Sirih sendiri semakin terlihat rancak dengan adanya iringan musik tradisional gambus khas Belitung. Karena merupakan tarian sambutan, maka gerakan-gerakan penari dalam Tari Sekapur Sirih ini memang banyak yang menyiratkan simbol ucapan selamat datang kepada para tamu. Namun pada salah satu gerakan Tari Sekapur Sirih, kita juga bisa mendapati gerakan menyebarkan bunga-bunga. Gerakan menyebarkan bunga itu diyakini memiliki makna sebagai tanda penolak bala.

3. Tari Campak

foto #2 https://belitungisland.com
https://belitungisland.com

Dinamakan Tari Campak karena tarian ini dibawa dan dikembangkan oleh seseorang yang bernama Nek Campak dari Riau ke Bangka-Belitung. Tarian tradisional ini sendiri sempat mengalami akulturasi dengan budaya Portugis ketika masa penjajahan. Dari akulturasi ini kemudian muncul beberapa hal berbau Eropa dari Tari Campak, seperti kostum penari wanita, musik pengiring (akordion dan biola) dan gerakan yang mempunyai kesan gaya Eropa. Meski mengalami akulturasi dengan budaya Portugis, budaya lokal tetap masih terlihat dari Tari Campak ini. Hal tersebut dapat kita lihat dari beberapa hal seperti alunan pantun, kostum penari pria dan juga alat pengiring (gong dan gendang). Tari Campak ini sendiri sendiri menggambarkan keceriaan dalam pergaulan remaja. Karena itulah maka tarian tersebut kemudian akan dibawakan oleh para remaja pria dan wanita dengan ekspresi kegembiraan. Untuk gelarannya, dulu Tari Campak ini dihadirkan saat masuk musim panen padi atau sepulang dari ume (kebun). Tapi sekarang tarian ini ditampilkan ketika ada acara-acara penting seperti pernikahan, penyambutan tamu, dan lainnya. Saat ditampilkan, Anda akan melihat para penari laki-laki dan wanita yang berpasangan. Dengan gerakan yang lincah dan penuh ekspresi kegembiraan, para penari ini akan menari mengikuti alunan musik. Ketika di tengah-tengah Tari Campak ini ada balas pantun sebagai ciri khas budaya Melayu yang dilakukan oleh para penari. Supaya membuat pertunjukan lebih marak, maka dalam Tari Campak ini, para penari biasanya akan mengajak para penonton untuk ikut menari.

4. Tari Sepen

foto #3 https://belitungisland.com
https://belitungisland.com

Tarian yang satu ini sangat kental dengan budaya Melayu. Tidak hanya pada kostumnya saja, tapi kentalnya budaya melayu ini bisa kita saksikan dari gerakan dan musik pengiringnya. Tarian yang dihadirkan sebagai bentuk penyambutan dan ucapan selamat datang pada tamu ini memang sangat menarik untuk disaksikan. Sebab dalam tarian ini ada unsur gerakan pencak silat. Hal menarik lain dari Tari Sepen bisa kita dapati dari gerakan indah yang dilakukan para penari dengan berpindah-pindah tempat namun tetap menjaga kerapihan barisannya. Untuk gerakan dominan pada Tari Sepen, bisa kita lihat pada gerakan tepuk tangan yang didasarkan pada alunan musik pengiring. Meski demikian kita juga akan bisa melihat kelincahan kaki para penarinya saat Tari Sepen tersebut ditampilkan. Dalam gerakan-gerakan yang ditampilkan pada Tari Sepen ini disebutkan bahwa ada makna tersembunyi di dalamnya. Kostum yang digunakan para penari Sepen sendiri terbilang mencolok karena adanya warna-warna yang cerah untuk melambangkan keceriaan. Dan dalam pertunjukan tari ini secara resmi, akan ada iringan lagu-lagu yang sangat kental akan alunan musik tradisional khas melayu. Beberapa musik tradisional melayu dalam Tari Sepen ini sendiri bisa kita dapati dari gendang, rebana, akordeon, biola dan lain-lain. Sedangkan untuk lagu yang dimainkan untuk mengiringi Tari Sepen ini adalah lagu-lagu khas masyarakat melayu Belitung.

5. Tari Men Sahang Lah Mirah

foto #4 https://belitungisland.com
https://belitungisland.com

Terakhir, tarian menarik untuk disaksikan saat berada di Belitung adalah Tari Men Sahang Lah Mirah. Tari yang dikreasikan Sanggar Seni Sepintu Sedulang ini sendiri menggambarkan kegembiraan masyarakat Bangka-Belitung saat masa panen lada putih atau sahang dalam bahasa setempat. Tak lupa pula dalam tarian ini digambarkan betapa bersyukurnya masyarakat ketika memanen ladang dengan selalu memanjatkan puji syukur pada Allah. Dalam panen lada putih ini masyarakat biasanya memakai Suyak yang merupakan tempat yang terbuat dari anyaman rotan atau bambu untuk keperluan menaruh hasil panen.

Itulah beberapa tari yang menarik untuk kita saksikan ketika berlibur ke Belitung. Dengan menyaksikan tarian ini tentu akan ada sesuatu yang berbeda dan lebih berkesan saat berlibur ke negeri Laskar Pelangi tersebut. Tak hanya itu, dengan menyaksikan tarian-tarian tadi Anda akan memiliki wawasan yang luas untuk perbendaharaan seni-budaya di Belitung pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

foto #5

Tags: #ecns2007, #estudisprecolombins, #grupoalvorada


Komentar