Cari Lokasi Saya

Paket Wisata Belitung Terpopuler

Lihat Semua Paket Wisata
Rp 1,244,000 / orang

Pantai dan Pulau

tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Hotel:
    Exclude
Rp 1,206,000 / orang

Negeri Pelangi

tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Hotel:
    Exclude
Rp 2,388,000 / orang

Belitung Honeymoon

tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    2 orang
  • Hotel:
    Exclude
Rp 1,244,000 / orang

Belitung Outing

tour, transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Hotel:
    Exclude

Dengan pengalaman 20 tahun menyediakan Belitung Paket Wisata untuk 29,491 wisatawan dalam 3,045 trip, kami adalah penyedia layanan wisata belitung paling terpercaya dan berpengalaman. Kenyamanan, kemudahan dan pengalaman mengesankan dari liburan di Belitung adalah nilai utama yang selalu kami berikan kepada para pelanggan kami, dengan kualitas dan reputasi terjaga selama 20 tahun terakhir. Kami adalah pionir pariwisata Belitung yang paling berpengalaman dan paling diakui reputasinya di Bangka Belitung.

Reputasi Kami sebagai penyelenggara Paket Tour Belitung Murah

29491
Customers Total
3045
Customer Trip
680
Customer Testimony
2310
Customer Q & A

Kami adalah penyelenggara Paket Wisata Belitung pertama yang memperkenalkan program Belitung Tour sejak tahun 2000. Layanan tour belitung kami tidak hanya menyediakan paket tour belitung murah, tetapi dengan kualitas pelayanan prima dan profesional untuk meng-explore Belitung. Kami adalah perusahaan belitung travel yang pertama memperkenalkan rute dan itinerary Wisata Belitung dengan program yang efisien sehingga bisa melayani ribuan pelanggan dengan paket tour belitung termurah yang ada di Indonesia.

Program private tour Belitung yang kami sediakan terdiri dari 3 jenis yaitu: paket tour belitung tanpa hotel, paket tour termasuk hotel dan one day tour, termasuk paket wisata mancing, paket pulau leebong dan paket bulan madu Belitung. Program paket tour tanpa hotel dan termasuk hotel berdurasi 2 hari 1 malam (2D1N), 3 hari 2 malam (3D2N), 4 hari 3 malam (4D3N) dan 5 hari 4 malam (5D4N) termasuk program khusus Honeymoon Belitung. Sedangkan program One Day Tour adalah tour khusus sehari penuh dijemput di hotel, dan diantar kembali ke hotel setelah selesai one day trip belitung. Minimum peserta untuk program tour adalah 2 orang. Sistem kami memungkinkan anda untuk menghitung biaya tour sesuai program yang dipilih untuk berbagai pilihan jumlah peserta untuk mendapatkan paket liburan belitung murah.

Paket Belitung Tour + Hotel

Belitung Paket Tour + Hotel lainnya
Rp 1,605,000 / orang
Hotel Central City
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 1,685,000 / orang
Hotel Green Tropical Village
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 1,758,000 / orang
Hotel BW Inn
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 1,761,000 / orang
Hotel Maxone Belstar
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 1,774,000 / orang
Hotel La Lucia Boutique
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 1,880,000 / orang
Hotel Grand Hatika
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 2,048,000 / orang
Hotel BW Suite Belitung
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau
Rp 2,072,000 / orang
Hotel Santika Premiere Belitung
Paket Tour: transport, makan, pemandu
  • Durasi:
    3D 2N
  • Perserta:
    4 orang
  • Program:
    Belitung Pantai dan Pulau

Paket Wisata Belitung termasuk hotel. Harga paket wisata pulau Belitung per orang untuk group 4 peserta. Klik foto hotel untuk mengubah jumlah peserta, durasi, tanggal dan mengubah pilihan hotel di Belitung. Program Paket Tour Belitung kami memiliki kerjasama dengan 19 hotel utama di Belitung. Pilihan program belitung tour kami memungkinkan anda untuk menghitung simulasi biaya sehingga anda bisa memilih hotel untuk mendapatkan paket tour belitung termurah untuk rencana travel belitung anda dengan memuaskan seperti testimoni para customer yang sudah berlibur ke Belitung bersama kami.

Program Paket Tour Belitung yang kami sediakan adalah belitung travel guide yaitu one stop service dimana tour itinerary, pemandu wisata, antar jemput bandara Belitung, sewa kendaraan selama anda berada di Belitung, sewa perahu untuk trip hopping island Belitung ke pulau-pulau kecil, tiket masuk destinasi wisata, semua sudah kami siapkan untuk anda. Tidak hanya itu, program tour kami sekaligus wisata kuliner (makan siang, makan malam) dengan menu dari restoran-restoran terkemuka di Belitung. Kami juga menyediakan makanan ringan dan minuman air mineral selama di perjalanan. Itinerary program Belitung Tour kami sifatnya sangat fleksibel, jadi agenda perjalanan bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan anda untuk menikmati Wisata Belitung kami secara maksimal.

Travel Blog | Yang Unik Dari Belitung

Belitung atau Belitong ?
Rustam Effendie   31 Mar 2020
LIKE 681 VIEW 686 1 of 4
Belitung Tour

Bagi banyak pengunjung yang datang ke Belitung, ini adalah pertanyaan yang pertama kali ada di benak anda. Bahasa Belitung memiliki beberapa keunikan, dan sebenarnya mirip dengan bahasa Indonesia karena memang dasarnya adalah bahasa Melayu. Untuk mudahnya sebagian besar kata yang ada huruf "a" diganti dengan "e". Misalnya kata "harga" menjadi "harge", "bunga" menjadi "bunge". Selain itu ada keunikan lagi yaitu huruf "u" diganti dengan "o", misalnya "kampung" menjadi "kampong", dan akhirnya "Belitung" menjadi "Belitong". Jadi Belitong adalah pengucapan Belitung dalam bahasa lokal. Belitong pada jaman kolonial dikenal dengan sebutan Billitone.

Kata Belitong pertama kali dipopulerkan keluar Belitung oleh Andrea Hirata dalam novel Laskar Pelangi. Di dalam novel itu Andrea menggunakan kata Belitong, bahkan penyebutan yang sama juga digunakan pada film Laskar Pelangi. Tapi, belakangan kata Belitong mulai digunakan dengan maksud yang lebih unik, yaitu sebagai pemersatu. Di pulau Belitung, terdapat dua kabupaten yaitu Kabupaten Belitung (Barat) dan Kabupaten Belitung Timur. Belitung Timur adalah kabupaten hasil pemekaran wilayah yang sebelumnya hanya ada satu kabupaten yaitu, Kabupaten Belitung. Maka untuk tetap menyatukan identitas dari masyarakat Belitung, orang disana menamakan mereka Orang Belitong, artinya orang dari pulau Belitung, tanpa memandang dari kabupaten mana dia berasal.

Yang Unik dari Masyarakat Belitong ?
Rustam Effendie   30 Mar 2020
LIKE 680 VIEW 668 2 of 4
Wisata Belitug

Masyarakat Belitung adalah masyarakat yang memiliki ikatan sosial yang kuat, dimana rasa saling menghargai dan menghormati sangat dijunjung tinggi. Pada tamu yang datang sangat dimuliakan dan harus dilayani dengan tata krama yang baik. Oleh karena itu jika anda traveling ke Belitung, anda dengan mudah akan disambut hangat dengan sapaan yang akrab oleh masyarakat Belitung. Tidak hanya dengan pendatang, budaya kekeluargaan dalam masyarakat sangatlah kental. Gotong-royong saling membantu adalah hal yang prinsip. Silaturahmi dan acara kemasyarakatan masih dipegang kuat oleh masyarakat Belitung yang selalu hangat dan bersahabat.

Jika ada acara di sebuah desa, misalnya acara pernikahan, hampir seluruh masyarakat desa akan membantu, mulai dari membuat dekorasi, memasak sampai dengan ritual acara pernikahan berlangsung. Hampir seluruh desa terlibat, jadi harus dipastikan semua keluarga di desa harus diundang.

Masyarakat Belitung tidak mengenal hirarki, jadi hampir tidak ada golongan bangsawan di Belitung. Sebagian keluarga ada yang masih memegang gelar bangsawan pada masa lalu, yang biasanya bergelar "kiagus", mirip dengan gelar bangsawan dari Palembang. Hanya saja nama Kiagus tidak memiliki perlakuan dan posisi khusus di masyarakat. Di masa lalu memang pernah ada beberapa kesultanan di Belitung, yakni kesultanan Balok, kesultanan Badau, kesultanan Buding dan kesultanan Sijok. Gelar kiagus bisa jadi berasal dari kesultanan ini. Informasi tentang sejarah Belitung bisa didaptkan dari website Peta Belitung.

Jika anda datang berlibur ke Belitung, anda akan menyaksikan populasi masyarakat keturunan Tionghoa terlihat lebih banyak dari daerah lain di Indonesia, walaupun tetap merupakan golongan minoritas di Belitung. Bahkan masyarakat Tionghoa Belitung masih banyak menggunakan bahasa asli mereka. Tapi jika anda memiliki kemampuan bahasa Mandarin, anda jangan senang dulu, karena bahasa masyarakat Tionghoa Belitung adalah dari dialek Hakka (Hokian). Berbeda dengan keturunan tionghoa di pulau Jawa, masyarakat Tionghoa datang ke Belitung baru pada akhir abad ke-19. Mereka didatangkan oleh Belanda dari propinsi Yunan karena keahlian mereka dalam menambang timah. Jadi asal muasal masyarakat tionghoa di Belitung adalah dari buruh timah.

Berebut Lawang
Rustam Effendie   29 Mar 2020
LIKE 679 VIEW 659 3 of 4
Paket Tour Belitung

Berebut Lawang bisa diartikan sebagai berebut pintu. Pada kenyataannya memang benar seperti ini. Berebut lawang adalah tradisi menarik sebagai bagian upacara adat perkawinan di Belitung. Mempelai pria beserta rombongan berikut dengan bawaan aneka sajian biasanya datang seperti pawai ke tempat acara pernikahan yang diadakan di rumah mempelai perempuan. Begitu tiba memasuki halaman rumah, robongan mempelai pria akan dihambat dengan mebentangkan kain selendang sepanjang pintu. Dari pintu depan halaman inilah drama dan tradisi unik itu akan dimulai.

Apakah drama itu ? Sebelum melanjutkan, perlu dijelaskan bahwa salah satu komponen penting dari panitia acara perkawinan adalah menyewa profesional yang memiliki keahlian unik. Mereka biasanya sepasang lelaki. Lelaki ini akan ikut di dalam rombongan mempelai pria ikut konvoi, mirip sebagai kepala rombongan. Sedangkan seorang lagi adalah yang menunggu dan menjaga pintu, yang dimulai dari pintu halaman depan, dibantu beberapa orang. Proses penghalangan pintu dibuat dramatis dan akan menjadi tontonan bagi hapir semua yang hadir.

Apakah yang kemudian dilakukan sepasang lelaki itu ? Satu hal saja yakni, berbalas pantun. Pantun-pantun yang disajikan biasanya sangatlah unik, lucu, menghibur dan mengundang gelak tawa para hadirin. Sepasang lelaki ini biasanya memang pelaku pantun profesional yang ada di masyarakat Belitung, sehingga kualitas pantun sangat mengibur. Proses berbalas pantun ini biasanya cukup lama, bisa sampai 10 menit. Seledang yang menghalang pintu baru akan dibuka jika mempelai pria memberikan uang (ala kadarnya) sebagai tanda masuk, kemudian mempelai pria dan rombongan bisa lewat dari pintu tersebut. Prosesi penutupan pintu ini kemudian akan diulangi lagi di dua tahapan selanjutnya, yaitu di pintu masuk rumah dan di pintu masuk kamar pengantin. Ritual ini biasanya sangat menghibur dan ditunggu-tunggi pada setiap prosesi acara perkawinan di Belitung.

Perempuan Melamar Laki-Laki
Rustam Effendie   29 Mar 2020
LIKE 679 VIEW 677 4 of 4
Paket Wisata Belitung

Apakah Belitung ada hubungan dengan masyarakat minang yang memang sudah dikenal memiliki tradisi maternalistik ? Belum ada sejarah yang membuktikan ini, apalagi masyarakat Belitung mengenal garis paternalistik sebagai mana umumnya tatanan di masyarakat melayu. Tetapi jangan kaget, jika anda lelaki, maka anda harus siap-siap dilamar. Lamaran yang dimaksud sebenarnya bukan lamaran meminta ijin untuk menikah, tetapi lebih ke acara silaturahmi resmi dari keluarga kedua mempelai. Proses lamaran yang sesungguhnya bisa saja sudah terjadi sebelumnya, tetapi tidak ada prosesi khusus.

Ciri khas proses lamaran ini adalah ditandai dengan membawa bingkisan berupa kue baulo berukuran besar. Masyarakat Belitung menamakan nya "Jajak Gede" (kue besar). Kue ini adalah simbol rasa penghargaan dari keluarga perempuan terharap keluarga laki-laki. Tradisi datangnya keluarga perempuan ke keluarga laki-laki ini bertujuan untuk memberi tahu secara resmi kepada keluarga pihak laki-laki bahwa anak lelaki yang bersangkutan sudah sering bertamu ke rumah si perempuan. Keluarga perempuan bermaksud menanyakan apakah keluarga lelaki serius untuk melanjutkan hubungan pasangan itu ke jenjang pernikahan. Acara biasanya berlangsung lancar, dilanjutkan dengan kesepakatan tentang persiapan acara perkawinan selanjutnya.

Destinasi Wisata Terpopuler

Lihat Semua Destinsi Wisata
Pantai

Tanjung Tinggi

Pantai Barat Laut
  • Ke Bandara:
    30 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    30 km
Alam

Bukit Peramun

Sijuk
  • Ke Bandara:
    22 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    20 km
Pulau

Pulau Lengkuas

Pantai Barat Laut
  • Ke Bandara:
    40 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    27 km
Budaya

Museum Kata

Gantung
  • Ke Bandara:
    60 km
  • Tanjung Pandan Kota:
    71 km

Layanan Wisata Lengkap Dari Kami

Tidak hanya menyediakan Paket Tour Belitung, kami juga menyediakan berbagai layanan wisata untuk memudahkan anda berlibur ke Belitung. Kami menyediakan sewa kendaraan (rental mobil Belitung), sewa perahu, pelaksanaan event, fun games dan team building, sewa perangkat olah raga dan wisata, dan berbagai layanan lainnya. Kami juga menyediakan layanan belanja online untuk aneka produk oleh-oleh dan cinderamata khas Belitung seperti di bawah ini. Kami adalah satu-satunya penyedia layanan wisata yang mampu menyediakan sistem pembayaran online di Belitung.

Kami adalah referensi paling lengkap untuk rancana wisata anda ke Belitung. Paling tidak ada 92 destinasi Belitung yang informasinya kami sajikan secara lengkap sesuai zona wilayah di pulau Belitung, berikut foto dan video. Destinasi tersebut kami bagi menjadi 4 kategori yaitu: pantai 28 destinasi, pulau 17 destinasi, alam 24 destinasi dan budaya 23 destinasi yang diantaranya bisa menyaksikan museum pakaian adat bangka belitung. Referensi restoran terkemuka yang ada di Belitung juga kami sajikan. Terdapat ribuan foto-foto dari trip yang pernah kami laksanakan di Belitung, termasuk 85 video yang kami ambil dari channel youtube kami. Selain itu terdapat lebih dari 4 artikel yang khusus menuliskan hal-hal unik yang ada di Belitung. Untuk menghilangkan keraguan ada, sudah ada 680 pelanggan yang menuliskan testimoni layanan kami, dan terdapat 2,310 bahasan tanya jawab yang kami sajikan di forum yang bisa anda jadikan referensi dalam menentukan pilihan layanan kami.

Testimonials

Belanja Oleh-oleh Online

Lihat Semua Barang

Tidak hanya menyediakan paket travel belitung, kami juga memudahkan anda untuk membeli oleh-oleh dan cinderamata khas Belitung yang bisa dibeli secara online. Sebelum melakukan pembayaran kami sarankan untuk mengirimkan pesan melalui kontak informasi kami atau WhatsApp ke nomor di bawah ini. Setelah kami mengirimkan konfirmasi ketersediaan barang anda bisa menyelesaikan proses pemesanan dan melakukan pembayaran. Terdapat 100 item belanja yang tersedia di toko online kami, terdiri atas kategori Batu Permata (14 item), Benda Seni (2 item), Kain Belitung (33 item), Kerajinan Tangan (34 item), Kuliner Khas (15 item), Makanan Ringan (15 item), Pakaian Belitung (9 item), silahkan di pilih dan dipesan sesuai seleran anda.

Belitung Artikel & Berita

Mengenal 3 Senjata Tradisional Masyarakat Belitung Tempo Dulu

Add to bookmarkAdded
Asep Irwan Gunawan   8/04/2020
Location: Belitung VIEW 1351 LIKE 3

Seperti daerah lainnya, Belitung tentunya juga memiliki kekhasan pada hal-hal tertentu. Kekhasan dari Belitung sendiri tidak hanya bisa dilihat dari keadaan alamnya dengan pantai yang indah atau kandungan buminya yang kaya akan timah. Tapi pada senjata tradisionalnya, kita juga bisa mendapati sebuah keunikan dan karakteristik tersendiri. Karena merupakan senjata tradisional, maka dari senjata-senjata tersebut kita juga akan menjumpai sebuah kisah dan riwayat yang panjang di masa lalu. Lalu senjata tradisional apa saja yang bisa didapati pada masyarakat Belitung tersebut? Berikut ulasannya.

1. Parang Badau

bangka belitung
http://www.belitungisland.com

Dinamakan Parang Badau karena senjata ini memang punya riwayat panjang dari Kerajaan Badau yang berdiri pada abad ke-13. Ketika Kerajaan Badau ini dipimpin oleh raja dengan gelar Ronggo Udo, ada seorang empu pandai besi yang datang dari Kerajaan Majapahit untuk mengajarkan masyarakat Badau membuat senjata. Dari sinilah kemudian muncul Parang Badau yang dibuat masyarakat setempat yang sudah ahli mengolah besi menjadi senjata. Tidak hanya itu, dari semakin banyaknya orang-orang Badau yang pandai membuat senjata, akhirnya memunculkan beberapa sentra pengrajin parang.

Senjata yang bentuknya tidak terlalu panjang dan melebar dibagian ujung ini biasanya digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan berladang dan membuka kawasan pemukiman. Tapi ketika ada pertempuran seperti pada masa kerajaan, Parang Badau ini akan dibawa dan digunakan untuk berperang serta mempertahankan diri dari serangan musuh. Parang Badau ini memiliki kemampuan menebas yang sangat bertenaga. Hal ini dikarenakan adanya berat bilah tertumpu dibagian ujung sehingga mampu menghasilkan terbasan yang maksimal walau dengan tenaga yang sedikit. Dari kemampuan inilah maka Parang Badau pun banyak yang menggunakannya untuk “chopping”.

 bandara belitung
http://www.belitungisland.com

2. Siwar

Pada zaman dulu ketika masih banyak kerajaan berdiri, banyak pendekar yang menggunakan senjata ini ketika berada dalam situasi terdesak. Berlanjut pada masa kemerdekaan, Siwar juga digunakan oleh para pahlawan untuk melawan Belanda. Senjata tradisional yang mirip dengan golok panjang ini ada dua jenis yakni Siwar panjang dan Siwar pendek. Untuk Siwar panjang karena ukurannya yang panjang seperti mandau dari Kalimantan Timur. Siwar panjang yang bobot dan ketebalannya dirancang secara khusus ini umumnya dipakai untuk pertempuran cepat jarak dekat. Dengan dua mata sisi yang sama-sama tajam, Siwar panjang ini seringkali digunakan ketika pertempuran melawan penjajah pada masa dulu. Sementara itu untuk Siwar pendek memiliki ujung yang runcing serta ukuran panjangnya seperti keris. Dengan bagian tengahnya yang punya lengkungan, maka Siwar pendek ini akan mampu merobek atau menyayat lawan. Karena ukurannya yang pendek maka senjata ini dikhususkan untuk menusuk lawan dalam pertempuran jarak dekat.

 belitung tour

3. Kedik

Terakhir, senjata tradisional masyarakat Belitung adalah Kedik. Kedik sendiri merupakan senjata yang banyak digunakan untuk kegiatan pertanian. Seperti layaknya cangkul, Kedik juga biasanya dipakai para petani untuk bersihkan rumput atau tanaman liar di perkebunan atau di halaman rumah. Bedanya dengan cangkul adalah Kedik ini bentuknya kecil serta bentuknya yang bengkok ke kiri. Karena bentuknya yang kecil dan ringan, maka Kedik ini biasanya dibawa dan dipakai oleh para petani wanita untuk membersihkan rumput kecil dengan akar yang dangkal. Kedik ini memang terbilang ringan karena memiliki berat tidak lebih dari 2 kg. Sementara untuk ukurannya Kedik ini memiliki panjang sekitar 38cm hingga 50 cm.

Untuk menggunakan alat ini seseorang diharuskan berjongkok dan bergerak mudur atau menyimpang ketika membersihkan rumput. Ketika membersihkan rumput maka Kedik harus diletakkan pada tanah yang ditumbuhi rumput untuk kemudian ditarik ke belakang hingga rumput tercabut. Senjata tradisional yang bentuknya mirip seperti parang atau golok ini mempunyai bilah yang bengkok atau melengkung. Dari sinilah kemudian ada beberapa daerah di Bangka-Belitung yang menamakan senjata ini dengan sebutan Parang Bingkok yang artinya parang bengkok. Untuk proses pembuatan Kedik ini terbilang tidak sulit karena bahan bakunya sama dengan parang berupa besi yang mudah ditemukan. Dari mudahnya proses pembuatan dan tingginya permintaan pada Kedik, maka senjata tradisional ini pun banyak dijual di toko-toko pertanian atau toko perkakas di Bangka-Belitung.


Inilah Baju Seting dan Kain Cual, Wujud Pakaian Adat Belitung

Add to bookmarkAdded
Asep Irwan Gunawan   31/03/2020
Location: Belitung VIEW 8801 LIKE 1

Indonesia yang memiliki beragam budaya membuat kita bisa menjumpai beberapa pakaian adat yang jumpai dibeberapa tempat, termasuk di Belitung. Di negeri Laskar Pelangi ini kita bisa mendapati pakaian adat bernama Baju Seting dan Kain Cual. Pakaian adat Belitung yang berupa Baju Seting dan Kain Cual ini sendiri hampir sama dengan kain songket dari Palembang. Satu hal saja yang membuat Baju Seting dan Kain Cual dengan Songket Pelembang ini sama adalah tingkat kerumitannya. Lalu bagaimana sejarah, proses pembuatan dan penggunaan dari Baju Seting dan Kain Cual ini? Berikut penjelasannya.

SEJARAH

 belitung travel guide
Kain Cual (Songket) Belitung

Meniik riwayatnya, Baju Seting dan Kain Cual ini diyakini berasal dari percampuran kebudayaan Arab dan Cina. Jadi pada masa lalu diketahui ada saudagar kaya dari Arab dayang ke Belitung untuk mensyiarkan agamar Islam sembari berdagang. Setelah lama berada di Belitung dan bermukim di Mentok, saudagar kaya ini kemudian mendapatkan istri seorang keturunan Cina. Nah saat pernikahannya, kedua pasangan ini mengenakan pakaian adatnya masing-masing. Terlihat pasangan pengantin ini kemudian mengenakan Baju Seting dan Kain Cual yang menarik perhatian warga. Karena kemudian banyak orang Cina dan Arab yang berdatangan dan menikah dengan orang pribumi, membuat pakaian Baju Seting dan Kain Cual ini semakin populer digunakan saat pernikahan berlangsung.

Dalam perkembangannya, Baju Seting dan Kain Cual ini kemudian dipadukan dengan corak lokal kebudayaan Melayu asli Bangka Belitung. Dari sini kemudian muncul Baju Seting dan Kain Cual yang merupakan hasil perpaduan 3 budaya yakni Arab, Cina, dan Melayu. Pada dahulu kala Kain Cual ini disebut dengan Limar Muntok yang memiliki motif mirip kain songket dari Sumatera Selatan. Adanya kemiripan dengan kain songket ini mencerminkn bahwa kain limar muntok ini mendapat pengaruh budaya Melayu. Dari kisah lainya didapati cerita bahwa kain limar muntok ini muncul dan berkembang pada abad ke-17 di daerah bernama Muntok. Orang yang pertama kali memperkenalkan kain limar muntok ini adalah kakek buyut pendiri toko kain Cual Ishadi yang berada di Pangkal Pinang.

 forum jual beli bangka belitung
Kain Cual (Songket) Belitung

BUSANA PENGANTIN

Dalam acara pernikahan di Belitung, Baju Seting dan Kain Cual yang terbuat dari kain beludru ataupun kain sutra ini biasanya dipakai oleh pengantin wanita. Baju seting yang dipakai pengantin wanita ini terlihat seperti baju kurung biasa dengan warna merah dan dilengkapi beberapa aksesoris. Untuk bawah dari pakaian pengantin wanita ini adalah kain cual atau juga disebut kain besusur atau juga kain lasem. Untuk melengkapi busana pengantin wanita Belitung ini maka kita akan mendapati alas kaki khusus yang disebut dengan pending selop atau sandal arab.

 honeymoon belitung
Kain Cual (Songket) Belitung

Sementara itu untuk busana pengantin pria Belitung kita akan mendapati sebuah jubah dengan ukuran panjang. Jubah dengan warna merah gelap dan corak arab ini biasanya akan dilengkapi dengan kain panjang atau selendang. Selandang ini nantinya akan diselempangkan di bagian bahu kanan dengan arah menyamping. Sedangkan untuk bagian bawah dari pakaian pengantin pria ini yaitu celana panjang yang warnanya akan disesuaikan dengan warna baju atasan. Untuk membuat kesan yang serasi dengan pengantin wanita maka pada pakaian pada pengantin pria ini akan diberikan hiasan pernik yang motifnya akan disesuaikan dengan pasangannya.

PROSES PEMBUATAN

 hotel di belitung
Kain Cual (Songket) Belitung

Proses pembuatan Baju Seting dan Kain Cual ini memang terbilang rumit hingga membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya. Selain proses pembuatannya yang rumit, untuk mendapatkan bahan-bahan yang unik ini juga terbilang sulit. Bahan-bahan untuk membut Kain Cual ini sendiri antara lain sutra, serat kayu, polyster, katun, hingga ada pula yang menggunakan benang emas seberat 18 karat. Dari kerumitan dan sulitnya bahan-bahan untuk proses pembuatannya, tak heran bila kemudian harga Kain Cual terbilang mahal seperti halnya Songket Pelembang. Biasanya Kain Cual ini dibuat oleh ibu-ibu sambil mengisi waktu luang dengan metode tradisional tenun ikat.

MOTIF PADA KAIN CUAL DAN NILAI FILOSOFIS

 makanan khas bangka belitung
Kain Cual (Songket) Belitung

Motif Kain Cual yang khas didapati adalah motif flora fauna yang terdiri dari dua jenis yakni motif Jande Bekecak (motif ruang kosong) dan motif Penganten Bekecak (corak penuh). Motif yang terdapat pada Kain Cual sendiri memiliki nilai dan makna filosofis yakni menggambarkan keindahan serta proses menenun yang rumit dan kompleks.

PENGGUNAAN BAJU SETING DAN KAIN CUAL

 pakaian adat bangka belitung
Kain Cual (Songket) Belitung

Dalam penggunaanya, baju yang identik dengan pakaian adat bangsawan ini biasanya dipakai untuk acara-acara adat seperti pernikahan atau acara besar dan acara resmi lainnya. Namun saat ini dalam perkembangannya, penggunaan kain cual atau kain bermotif cual ini juga bisa kita dapati pada baju seragam sekolah dasar atau sergam kantor-kantor pemerintahan.

AKSESORIS

 paket bulan madu belitung
Kain Cual (Songket) Belitu

Pada acara –acara tertentu sepeti acara yang sangat penting, kain Cual ini biasanya akan dilengkapi dengan beberapa aksesoris pelengkap seperti sorban (sungkon) yang digunakan oleh laki-laki dan mahkota (paksian) yang digunakan oleh wanita. Pada mahkota (paksian) kita bisa mendapati beberapa aksesori berwarna emas dengan pelengkap berupa ornamen-ornamen khusus berbentuk bunga teratai. Sementara itu aksesoris pada penutup dada pada baju adalah ornamen kembang goyang, pagar tenggalung, daun bambu, kembang cempaka, sari bulan dan kuntum cempaka. Aksesoris lain yang biasanya digunakan dalam penggunaan Baju Seting dan Kain Cual adalah hiasan kepala berupa tutup sanggul atau kembang.

Jangan lupakan juga adanya aksesoris kalung serta anting berukuran panjang. Ada juga aksesoris berwujud hiasan yang disematkan pada kedua daun telinga yang disebut dengan sepit udang. Aksesoris lain yang bisa didapati yakni gelang pending berukuran besar yang biasanya digunakan sebagai perlengkapan ikat pinggang. Terakhir, aksesoris pada Baju Seting dan Kain Cual adalah hiasan ronce melati yang dilekatkan pada bagian baju.

 paket pulau leebong

Bila dirangkum secara utuh maka aksesoris yang bisa didapati pada Baju Seting dan Kain Cual ini antara lain :

 Teratai atau penutup dada yang dikenakan pada baju

 Paksian atau mahkota emas dengan ornamen khusus

 Sorban (sungkon)

 Tembang cempaka

 Kuntum cempaka

 Tembang goyang

 Pagar tenggalung

 Sari bulan

 Daun bambu

 Kembang hong atau tutup sanggul sebagai hiasan kepala

 Gelang pending yang digunakan untuk ikat pinggang

 Kalung anting panjang

 Hiasan ronce melati yang dilekatkan pada baju yang dikenakan.

 Sepit udang yang digunakan untuk hiasan yang diletakkan di telinga kiri dan kanan


Tari Sepen, Tari Tradisional dari Belitung

Add to bookmarkAdded
Asep Irwan Gunawan   28/03/2020
Location: Belitung VIEW 9043 LIKE 9

Tari sepen merupakan salah satu tari tradisional yang berasal dari Belitung. Tarian ini sangat menarik karena di dalam tarian ini ada unsur gerakan pencak silat. Dalam tarian ini kita juga bisa mendapati kentalnya budaya melayu. Kentalnya budaya melayu pada tarian tersebut bisa kita lihat dari beberapa hal seperti kostum, pengiring dan juga gerakannya. Lalu seperti apakah tarian yang sering ditampilkan pada acara penyambutan tamu besar yang berkunjung ke Belitung ini? Ikuti ulasan berikut.

Gerakan Tari Sepen

  paket tour belitung 4 hari 3 malam
http://www.belitungisland.com

Melihat gerakan pada Tari Sepen ini kita bisa mendapati kelincahan pada tangan dan kaki para penarinya. Salah satu gerakan yang paling sering kita dapati dari Tari Sepen ini adalah gerakan tepuk tangan yang berjalan selaras dengan alunan musik pengiring. Selain gerakan yang lincah, hal menarik yang bisa kita saksikan dari tari sepen adalah formasi para penari yang rapi meskipun sering berpindah-pindah. Dari sini maka pada pertunjukan Tari Sepen kita bisa melihat gerakan-gerakan yang indah untuk disaksikan.

Pengiring Tari Sepen

  paket tour belitung tanpa hotel
http://www.belitungisland.com

Dalam pertunjukan Tari Sepen ini kita juga akan mendapati alunan musik dan lagu-lagu yang kental dengan budaya melayu. Bagaimana tidak, lagu untuk mengiringi Tari Sepen ini dipilih dari lagu-lagu khas masyarakat melayu Belitung. Sementara itu untuk alunan musiknya muncul dari alat musik tradisional melayu seperti gendang, rebana, biola, akordion dan lain-lain.

Kostum Penari Tari Sepen

  paket travel ke belitung
http://www.belitungisland.com

Melihat kostum yang dikenakan para penarinya, kita juga bisa mendapati unsur budaya melayu yang kental. Dengan didominasi warna cerah, maka penonton yang melihatnya akan merasakan suasana dan nuansa kegembiraan. Untuk kostum penari wanita sendiri kita bisa mendapati beberapa hal seperti baju lengan panjang, celana panjang dan kain yang menutupi pinggang. Selain itu untuk menghiasi bagain kepala maka biasanya digunakan kerudung meski ada beberapa penari juga ada yang tidak menggunakannya.

Pertunjukan Tari Sepen

  paket wisata keluarga ke bangka belitung
http://www.belitungisland.com

Dalam pertunjukannya, tari Sepen ini biasanya dilakukan oleh beberapa penari wanita secara berpasangan. Tapi tak jarang pula pada pertunjukan Tari Sepen lainnya ada penari pria yang melakukannya dengan berpasangan bersama penari wanita. Namun demikian siapapun penari yang tampil, Tari Sepen ini akan menghadirkan gerakan yang dinamis dan lincah sesuai alunan musik pengiring. Agar semakin menarik untuk disaksikan maka para penari Tari Sepen ini biasanya akan melakukan variasi gerakan. Meski melakukan variasi gerakan, tapi penari tidak akan menghilangkan gerakan aslinya.

Perkembangan Tari Sepen

 paket wisata pulau belitung

Tari Sepen ini memang berkembang begitu pesat. Bahkan begitu pesatnya perkembangan Tari Sepen sekarang membuat tarian ini telah menjadi salah satu tarian tradisional yang cukup populer di masyarakat Belitung pada khususnya dan masyarakat Bangka-Belitung pada umumnya. Tarian Sepen sendiri biasanya ditampilkan dalam festival kebudayaan atau juga pada penyambutan tamu besar dan para rombongan wisata yang berkunjung ke Belitung. Dari sinilah maka ada yang menyebut Tari Sepen sebagai tarian selamat datang. Tari Sepen sendiri dalam perkembangannya memang bukan hanya ditujukan sebagai tarian hiburan saja, tapi tarian ini juga berguna untuk memperkenalkan seni budaya di Bangka Belitung.


Mengenal Pertunjukan Dul Mulok

Add to bookmarkAdded
Asep Irwan Gunawan   21/03/2020
Location: Belitung VIEW 9077 LIKE 18

Pertunjukan seni Dul Mulok merupakan salah satu agenda yang selalu ditunggu masyarakat dan juga wisatawan yang datang ke Belitung. Kesenian pertunjukan Dul Mulok ini memang sangat menarik. Pasalnya saat menyaksikan pertunjukkan ini para penonton akan sangat terhibur. Dul Mulok sendiri adalah seni sandiwara tradisional Belitung yang mamadukan antara drama, komedi, dan juga musik. Pertunjukkan yang dipentaskan setiap tahun bertepatan dengan tradisi Marastaun dan sedekah bumi ini tentu akan sangat menarik untuk Anda saksikan.

Sejarah dan Riwayat Dul Mulok

 pos belitung
http://www.belitungisland.com

Riwayat munculnya kesenian Dul Mulok ini bermula pada tahun 1940-an dari ide Tok Juhek seorang yang pandai dalam Besaer. Tok Juhek ini sangat sangat fasih dan mahir dalam urusan besaer. Hingga kemudian dirinya ingin menuangkan isi syaer kedalam sebuah drama. Tok Juhek pun kemudian mengundang sanak saudara serta sahabat-sahabatnya untuk menyampaikan ide tersebut. Ide dari Tok Juhek ini ternyata disambut dengan antusias oleh sanak saudara dan sahabat-sahabatnya tersebut. Setelah itu Tok Juhek pun bersama saudaranya melatih para pemain yang awalnya berjumlah 60 orang. Sementara itu cerita pertama kali yang dibawakan adalah kisah Abdul Mulok. Nah dari nama cerita pertama inilah kemudian kesenian yang dicetuskan Tok Juhek ini dinamakan Dul Mulok.

Setelah Tok Juhek, kesenian Dul Mulok dikembangkan oleh Kek Lang dan Kek Narek yang merupakan anak-anak dari Tok Juhek. Kek Lang ini mengembangkan Dul Mulok di Desa Parang Bulo sedangkan Kek Narek mengembangkan Dul Mulok di Desa Kembiri. Desa Kembiri inilah yang kemudian menjadi asal muasal munculnya pertunjukan seni Dul Mulok yang dipentaskan.

 rumah adat bangka belitung
http://www.belitungisland.com

Kek Lang dan Kek Narek mengembangkan Dul Mulok ini secara turun-temurun hingga anak cucu. Hingga pada akhirnya sekarang Dul Mulok telah menjadi salah satu kesenian khas Belitung. Salah satu pemimpin yang melestarikan kesenian Dul Mulok yang bisa kita temui saat ini adalah Pak Madi. Beliau bekerja mengembangkan kesenian Dul Mulok ini bersama Pak Sar’ie dan adiknya Ramdani yang bertugas sebagai sutradara.

Pertunjukan Dul Mulok

 sewa mobil di belitung

Untuk mementaskan Dul Mulok maka harus dipilih terlebih dulu kisah yang akan dimainkan. Beberapa kisah yang biasa dimainkan dalam Dul Mulok ini diambil dari beberapa syair lama seperti Syaer Abdul Mulok, Syaer Juragan Budiman, Syaer Mabi dan Syaer Siti Zubaida. Beberapa kisah mengenai kerajaan yang ada di Belitung juga seringkali ditampilkan pada pertunjukkan Dul Mulok. Tapi agar menarik penonton, dianjurkan untuk mengkombinasikan cerita yang ada dengan bumbu-bumbu komedi agar penonton terhibur.

Setelah memilih syair, hal lain yang perlu disiapkan untuk mementaskan Dul Mulok adalah alat musik seperti gendang atua gong panjang (satu buah), biola atau piul (satu buah). Nantinya pemain musik Dul Mulok ini akan mengiringi pertunjukkan di belakang panggung. Sementara itu untuk pakaian yang dikenakan para pemain Dul Mulok ini adalah pakaian tradisional berupa sarung serta peci untuk pemain pria dan kebaya untuk pemain wanita. Saat pertunjukan dimulai, para pemain Dul Mulok ini akan saling melontarkan dialog-dialog komedi atau lawakan yang disertai beberapa ekspresi yang membuat penonton tertawa. Begitu semaraknya kesenian Dul Mulok ini bahkan bisa mengalahkan siaran-siaran hiburan yang ada di televisi.


Menapak Tilas Kerajaan Buding

Add to bookmarkAdded
Asep Irwan Gunawan   15/03/2020
Location: Belitung VIEW 9191 LIKE 25

Bicara tentang sejarah Belitung, kita memang tidak bisa melepaskannya dari munculnya beberapa kerajaan yang pernah ada. Setidaknya ada 4 kerajaan yang pernah berkuasa di Belitung yakni Kerajaan Badau, Kerajaan Balok, Kerajaan Belantu dan Kerajaan Buding. Nah di sini kita akan coba membahas Kerajaan Buding yang merupakan salah satu kerajaan yang berdiri dan berkuasa di Belitung Timur.

Kerajaan Buding

 tour bangka belitung murah
http://www.belitungisland.com

Menurut catatan buku perjuangan rakyat Belitung tahun 1924-1950, dinyatakan bahwa di kecamatan Kelapa Kampit, Belitung dahulu berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Buding. Pada catatan tersebut diketahui bahwa Kerajaan Buding merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Balok. Dari catatan ini juga didapati fakta bahwa kerajaan Buding merupakan kerajaan ketiga yang berada di Belitung. Raja pertama dari Kerajaan Buding ini adalah Datuk Kemiring Wali Raib. Setelah Datuk Kemiring, pemerintahan Kerajaan Buding dilanjutkan oleh Taila, Duame, Kahar, dan Kadir.

Museum Istiqomah Buding Menjadi Saksi Keberadaan Kerajaan Buding

  tour belitung murah
http://www.belitungisland.com

Keberadaan Kerajaan Buding sendiri bisa kita lihat dari peninggalan-peninggalannya di Museum Istiqomah Budung. Museum ini sendiri bisa Anda kunjungi di Kecamatan Gantung, Belitung Timur. Di museum tersebut kita bisa mendapati banyak benda-benda peninggalan Kerajaan Buding yang akan membuka wawasan dan pengetahuan kita tentang Belitung pada umumnya dan Kerajaan Buding pada khususnya. Beberapa benda peninggalan Kerajaan Buding yang bisa kita jumpai di Museum Istiqomah ini antara lain senjata tajam seperti parang, tombak, pedang, keris, badik. Selain sejata dari logam, di sini kita juga bisa mendapati senjata unik berwujud gagang tanduk rusa. Senjata unik lain berupa parang dari abad ke-5 serta pedang panjang dengan ukiran-ukiran juga bisa kita jumpai di museum yang memiliki bangunan mirip rumah tersebut.

Koleksi menarik lain yang dimiliki Museum Istiqomah Buding adalah gong kecil (kempul) yang berusia sangat tua. Ada juga koleksi pakaian Kerajaan Buding, tempat buah dari kuningan, mata uang kepeng Belanda dan beberapa perlengkapan rumah tangga. Koleksi Museum Istiqomah Buding lain yang tidak boleh dilupakan yakni kubah masjid yang diperkirakan berumur sekitar 4 abad. Dulu di sebelah museum ini berdiri memang ada dan berdiri masjid kuno yang dianggap sebagai masjid tertua di Belitung. Tapi sayangnya masjid ini saat ini telah diganti dengan masjid baru.

 tour di belitung
http://www.belitungisland.com

Kerajaan Buding Masuk Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)

Mengingat Kerajaan Buding ini merupakan kerajaan tertua dan sangat bersejarah dalam riwayat Belitung, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur tak tinggal diam. Maka dari itu dalam rangkaian acara HUT Satu Dasawarsa Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar di di Kota Surakarta pada tanggal 24-26 Oktober 2018, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur aktif dan antusias mengikutinya. Hal ini dilakukan tentu dengan tujuan membuat cagar budaya dari Kerajaan Balok dan Buding ini bisa terus lestari. Kerajaan Balok dan Buding sendiri memang telah diakui oleh JKPI dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Ini artinya Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berkewajiban untuk merawat dan melestarikan cagar budayanya. Terakit masuknya Kerajaan Balok dan Buding ke JKPI ini diakui oleh Yuslih Ihza Mahendra selaku Bupati Belitung Timur melalui proses yang lama.

  travel bangka belitung island

“Kabupaten Belitung Timur bergabung dengan JKPI karena kita memiliki cagar Budaya, dan ini prosesenya lama” ujar Yulish.

“Cagar Budaya yang kita punya adalah Kerajaan Balok dan Kerajaan Buding” lanjut Yuslih.